Petugas Dishut dan Brimob Datang, Penambang Emas Liar Menghilang

Jum'at, 24 Februari 2017 - 01:45 WIB
Petugas Dishut dan Brimob...
Petugas Dishut dan Brimob Datang, Penambang Emas Liar Menghilang
A A A
PELAIHARI - Seratus lebih anggota tim gabungan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Brimob Polda Kalsel gagal mengamankan penambang emas liar di kawasan Tahura Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Kamis (23/2/2017).

Saat tiba di lokasi petugas hanya mendapatkan tenda yang diduga sebagai tempat berteduh para penambang emas liar. Ada 32 tenda di lokasi yang dirazia tim gabungan. Agar tenda tidak dipergunakan lagi, petugas gabungan langsung menghancurkannya.

Keberadaan tambang emas ilegal di kawasan Tahura Sultan Adam di Dusun Riam Pinang, Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut tersebut dikeluhkan karena telah mencemari kawasan Riam Kanan di Kecamatan Aranio.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Hanif Paisol mengatakan, berdasarkan informasi petugas di lapangan ditemukan 32 tenda di lokasi. Satu tenda biasanya ditempati sampai tujuh orang.

"Tim gabungan di lapangan tidak menemukan penambang emas liar. Mereka diduga meninggalkan peralatannya setelah mengetahui adanya tim ke lokasi," katanya.

Menurut Hanif, sebenarnya razia tambang emas liar ini akan digelar pada bulan Desember 2016, namun karena keterbatasan dana baru terealisasi Februari 2017.

Selamet Basnoto, Ketua RT 23 Dusun Riam Pinang, Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin membenarkan adanya tim gabungan Dishut Kalsel dan Brimobda Polda Kalsel serta beberapa personel TNI yang datang ke dusunnya.

"Ada sekitar 120 personel gabungan yang datang menggunakan motor trail, bus, dan truk serta beberapa unit mobil double cabin," kata Selamet Basnoto.

Selamet Basnoto menambahkan, dirinya diajak menyisir lokasi yang diduga tempat para penambang liar beraktivitas. Selain diduga mencemari air di Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar, aktivitas penambangan liar ini tidak jarang merenggut korban jiwa, seperti yang terjadi pada Rabu, 8 Februari 2017. Saat itu, lima penambang emas liar tewas tertimbun longsor.
(zik)
Berita Terkait
Polda Sulut Tangkap...
Polda Sulut Tangkap 2 Pelaku Pembelian Emas dari Tambang Ilegal, 1,8 Kg Disita
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
Polisi Tetapkan Empat...
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Banyumas
Tambang Emas Ilegal...
Tambang Emas Ilegal di Parigi Moutong Harus Ditutup
Penambang Emas Liar...
Penambang Emas Liar di Kawasan Siguntu Diminta Segera Ditindak
Gakkum KLHK Tangkap...
Gakkum KLHK Tangkap Pemodal Tambang Ilegal di Taman Nasional Batang Gadis
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved