Aktivitas DPRD Boalemo Lumpuh, 5 Pelaku Perusakan Ditahan

Selasa, 17 Januari 2017 - 11:13 WIB
Aktivitas DPRD Boalemo...
Aktivitas DPRD Boalemo Lumpuh, 5 Pelaku Perusakan Ditahan
A A A
BOALEMO - Aktivitas di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boalemo, Selasa (17/1/2017), masih lumpuh setelah aksi demo yang berujung rusuh. Polisi sudah menahan lima orang yang diduga sebagai provokator karena menyulut massa merusak gedung DPRD Boalemo dan bentrok dengan personel polisi.

Kondisi kantor DPRD Boalemo tampak porak-poranda akibat demo dari massa pendukung calon petahana yang berujung rusuh. Seluruh kaca jendela bagian depan kantor pecah, akibat dilempari batu oleh massa. Sejumlah plafon kantor DPRD Boalemo juga rusak.

Terlihat batu-batu dan sisa selongsong gas air mata berserakan di halaman DPRD Boalemo. Ruang kantor Wakil Ketua DPRD mengalami kerusakan parah setelah dilempari massa dengan batu.

“Pasca-kerusuhan, sempat membuat sebagaian staf DPRD trauma karena terjebak dalam kerusuhan. Namun, mereka sudah kembali masuk kerja untuk membersihkan sisa-sisa kerusuhan,” kata Burhan Hinta, Sekwan DPRD Boalemo, Selasa (17/1/2017).

Untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin timbul setelah kerusuhan, satu SSK Brimob Polda Gorontalo disiagakan di lokasi. Personil brimob juga ikut membantu membersihkan sisa-sisa kerusuhan.

Sementara itu, polisi menahan lima orang termasuk koordinator lapangan aksi karena diduga memprovokasi massa. Kelimanya sudah dibawa ke Polda Gorontalo untuk menjalani pemeriksaan terkait keterlibatan dalam kerusuhan dan perusakan kantor DPRD Boalemo.

Kapolres Boalemo AKBP Jefry Juniardi, mengatakan, proses pengamanan terhadap unjuk rasa sudah sesuai prosedur. Dia membantah tudingan massa yang menuduh aparat kepolisian bertindak berlebihan dalam penangangan kerusuhan. “Semua sudah sesuai prosuder dan protap pengamanan unjuk rasa,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, unjuk rasa massa pendukung calon bupati dan wakil bupati, Rum Pagau dan Lahmudin Hambali, di kantor DPRD Boalemo, Senin 16 Januari 2017, berakhir ricuh.

Massa yang kecewa karena DPRD tidak berhasil memanggil anggota KPU untuk dimintai keterangan terkait putusan pleno tentang pencoretan calon petahana, mengamuk serta merusak kantor DPRD. Massa juga terlibat bentrok dan saling lempar batu dengan aparat kepolisian sehingga mengakibatkan jatuh korban terluka di kedua belah pihak.
(wib)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
3 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
3 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
4 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
4 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved