Andi Arief: Kotak Badja Lakukan Manipulasi Dokumen Elektronik

Kamis, 15 Desember 2016 - 22:10 WIB
Andi Arief: Kotak Badja...
Andi Arief: Kotak Badja Lakukan Manipulasi Dokumen Elektronik
A A A
JAKARTA - Komunitas Advokat Muda Basuki T Purnama alias Ahok-Djarot (Kotak Badja) dilaporkan Andi Arief karena diduga melakukan manipulasi dokumen elektronik, yakni merekayasa Twitter atas nama Andi Arief.

Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief mengatakan, melaporkan balik Kotak Badja lantaran melihat adanya rekayasa Twitter yang diduga dilakukan Kotak Badja terhadapnya. Adapun rekayasa itu dilakukan oleh Koordinator Kotak Badja, pengacara Kotak Badja, dan dua saksinya, yakni Andi Gindo serta Guntur Romli.

"Saya tak melapor balik kalau dituntut biasa, tapi ada kejanggalan yang menurut saya harus saya lawan.‎ Sebab, mereka sudah merekayasa Twitter seolah-olah saya men-twit sesuatu yang tak layak pada 2 Desember lalu," ujar Andi Arief pada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (14/12/2016).

Andi mengaku tidak menuliskan cuitan di Twitter-nya melebihi batas kewajaran, khususnya pada 2 Desember lalu. Adapun cuitan yang dituliskan di akun Twitter miliknya itu hanya dilakukan sebanyak sembilan kali, yakni sejak subuh hingga sore hari berisi mengapresiasi acara Aksi Bela Islam III dan mengapresiasi Presiden Jokowi yang turun bersama rakyat.

"Saya tidak mengomentari Ahok saat itu. Maka itu, saya memakai pasal terberat UU ITE‎, yakni pasal rekayasa atau manipulasi elektronik yang ancaman hukumannya 12 tahun (terhadap Kotak Badja)," tuturnya.

Andi membeberkan, sengaja melaporkan balik Kotak Badja karena merasa berbahaya dibiarkan begitu saja. Apalagi sekarang marak meme-meme tak terkontrol terkait kasus tersebut.

Andi pun sudah menyerahkan bukti-buktinya ke polisi karena tak melakukan cuitan di Twitter sebagaimana tuduhan Kotak Badja.
"Mereka melaporkan, merekayasa seolah-olah ‎pada tanggal itu saya men-twit, ini berbahaya menurut saya. Biar nanti unit Cyber Crime yang memeriksa pula handphone-nya dan laptop saya membuktikannya," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Diwacanakan Berdamai,...
Diwacanakan Berdamai, Polisi Sebut Laporan Kasus Pencemaran Nama Ahok Belum Dicabut
Ahok Cabut Laporan Kasus...
Ahok Cabut Laporan Kasus Penghinaan, Polisi Setop Penyidikan?
Ancaman Hukuman di Bawah...
Ancaman Hukuman di Bawah 5 Tahun, 2 Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Tidak Ditahan
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Pekan Depan, Berkas...
Pekan Depan, Berkas Pencemaran Putra Ahok Dilimpahkan ke JPU
Berita Terkini
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
6 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
41 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
11 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved