Rehabilitasi Anak SD Korban Penikaman Perlu Didahulukan

Kamis, 15 Desember 2016 - 00:44 WIB
Rehabilitasi Anak SD...
Rehabilitasi Anak SD Korban Penikaman Perlu Didahulukan
A A A
JAKARTA - Anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban penikaman di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur mengalami kesulitan untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala, karena mereka terluka dan trauma berat akibat ditikam orang tidak dikenal. Di samping itu, anak-anak lain yang menyaksikan teman-temannya dilukai biasanya juga merasa ketakutan.Beranjak dari hal tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendahulukan rehabilitasi terhadap anak-anak SD tersebut."Salah satu hak anak adalah mereka berhak mendapatkan keamanan dan dijauhkan dari rasa takut. Ini sesuai dengan UU Perlindungan Anak," kata Ketua Divisi Pengawasan KPAI, Maria Advianti di Jakarta, Rabu (14/12).Berdasarkan laporan mitra KPAI di NTT, ungkapnya, saat ini ada kerisauan para orang tua korban. Mereka marah karena trauma anak mereka akibat insiden ini. "Bisa dibilang, saat ini kuncinya adalah anak-anak. Jika anak-anak bisa segera pulih dari trauma, maka kemarahan orangtua akan berkurang," ujar wanita yang akrab disapa Vivi.Dengan adanya trauma healing, maka kondisi anak diharapkan akan membaik dan berangsur pulih. KPAI telah melakukan koordinasi dengan para stake holder agar masalah ini bisa tuntas dan tidak melebar. "Kami berharap polisi bisa mengungkap alasan penikaman, dan menangkap kemungkinan adanya pelaku lain," harapnya.Sebelumnya, tujuh siswa SD ditikam saat mereka berada di SD Negeri Sabu Barat, NTT. Mereka mendapatkan luka di leher dan segera dirawat di Puskesmas setempat. Pelaku tewas setelah dihakimi massa meski sudah masuk ke tahanan Polsek Sabu Barat. (Baca juga:Identitas Tujuh Siswa SD di NTT yang Ditikam Pria Sakit Jiwa)
(nug)
Berita Terkait
Pemuda Ngamuk, 1 Tewas...
Pemuda Ngamuk, 1 Tewas dan 1 Kritis Ditusuk Pisau
Motif Penusukan Anggota...
Motif Penusukan Anggota Polrestabes Masalah Pribadi
Tidak Miliki Biaya,...
Tidak Miliki Biaya, Korban Penusukan Terpaksa Dirawat di Rumah
Lerai Pertengkaran,...
Lerai Pertengkaran, Nenek Ngadikem Tewas Ditikam Suami Cucunya
Sakit Hati Tak Dipinjami...
Sakit Hati Tak Dipinjami Uang, Pelajar SMK Tusuk Teman Wanitanya
Aksi Penusukan Dilaporkan...
Aksi Penusukan Dilaporkan Terjadi di Birmingham, Sejumlah Orang Terluka
Berita Terkini
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
11 menit yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
1 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
4 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
6 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved