JR Saragih Soroti Masalah Aset dan Dana Desa

Selasa, 06 Desember 2016 - 23:59 WIB
JR Saragih Soroti Masalah...
JR Saragih Soroti Masalah Aset dan Dana Desa
A A A
MEDAN - Bupati Simalungun JR Saragih berharap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tidak sepenuhnya menyerahkan laporan tanggung jawab atas aset yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat dan dana desa kepada pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya usai Rapat Koordinasi Pemprov Sumut dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan BPK-RI di Aula Martabe, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (6/12/2016).

JR Saragih menyebutkan, apa yang disampaikan dalam Rakor dengan BPK RI telah memberikan motivasi dan masukan kepada seluruh kepala daerah di Sumatera Utara agar bisa lebih memperbaiki kinerja. Salah satunya adalah terkait dengan aset yang dimiliki setiap daerah. Sebab, aset ini selalu menjadi permasalahan klasik.

JR Saragih mencontohkan, banyak bantuan operasional dari pusat seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans dan lainnya yang sudah lama kemudian dipertanyakan kembali oleh BPK RI akan tetapi benda dan surat tersebut sudah tidak ada lagi.

Untuk itu kata JR Saragih, jangan oleh karena kasus seperti itu lantas kepala daerah dalam membuat laporan ditolak atau disclaimer.

"Akan tetapi, rakor hari ini sebenarnya memberikan arahan, dan suatu keyakinan kepada seluruh kepala daerah supaya dapat memetakan bahwa ini adalah aset dari pusat tetapi diserahkan kepada daerah cuma suratnya belum datang," urai JR Saragih.

Selain itu, JR Saragih mencontohkan permasalahan lain di daerah yang bisa menimbulkan masalah dalam laporan pertanggung jawabannya yakni anggaran dana desa sebesar Rp1 miliar. Tanggung jawab pengguna anggaran dalam hal ini adalah desa, bukan pemerintah kabupaten/kota. Sebab dana tersebut sudah langsung dihibahkan ke desa.

"Sebagaimana diketahui, bahwa tidak semua desa penerima hibah dapat mengelola keuangan tersebut. Jangan lantas gara-gara dana tersebut laporan kita kena disclaimer. Untuk itu, biarkan audit dana desa itu menjadi wewenang BPK langsung dengan desa. Kalau kita (pemda) turut campur justru akan salah," timpalnya.

Lalu terkait batasan waktu tiga bulan setelah tutup buku wajib menyerahkan laporan keuangan. Jangan sampai karena menunggu laporan dana desa yang belum selesai, laporan pertanggung jawaban pemerindah daerah pun jadi terhambat. Harusnya bisa tetap lanjut diproses tanpa menunggu selesai pertanggung jawaban dana desa.

"Kalau kita tungguin bisa nyampe enam bulan baru selesai. Sekarang boleh kita lanjutkan. Biarlah mereka belakangan kalau misalkan desa yang bermasalah, biar mereka yang bertanggung jawab. Bukan pemda yang bertanggung jawab," ujar JR Saragih.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dalam kesempatan itu mengatakan, Rapat Koordinasi dengan BPK RI dalam rangka menunjang reformasi laporan keuangan di tingkat daerah.

Ditambahkan oleh Erry, bahwasannya, rakor dengan BPK RI dalam rangka meningkatkan mekanisme dan peran serta pengelolaan uang negara harus transparasi dan penuh akuntabilitas.
(sms)
Berita Terkait
Dua Petugas Medis Simalungun...
Dua Petugas Medis Simalungun Positif Covid-19, Tetangga Rapid Test
Bupati Simalungun JR...
Bupati Simalungun JR Saragih Berharap Pelaku Pembuangan Bayi Segera Tertangkap
Bupati JR Saragih Instruksikan...
Bupati JR Saragih Instruksikan Perangkat Desa Aktif Pantau Pendatang
Gerak Cepat Bupati JR...
Gerak Cepat Bupati JR Saragih Tangani Covid-19 di Simalungun
Politisi Nasdem Minta...
Politisi Nasdem Minta Pemenang Pilkada Simalungun Hargai Bupati JR Saragih
Bupati JR Saragih Buka...
Bupati JR Saragih Buka MTQ ke-46 Simalungun Secara Virtual
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
34 menit yang lalu
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
39 menit yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
1 jam yang lalu
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
2 jam yang lalu
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
4 jam yang lalu
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved