Derita Penyakit Aneh, Bakri Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Selasa, 11 Oktober 2016 - 16:05 WIB
Derita Penyakit Aneh,...
Derita Penyakit Aneh, Bakri Butuh Uluran Tangan Pemerintah
A A A
BELOPA - Sungguh malang nasib Bakri dan keluarganya. Bapak dari lima anak yang merupakan warga Dusun Sejahtera, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan ini terbaring lemah karena penyakit aneh yang menyerupai cacar dideritanya sejak Maret 2016.

Seluruh tubuhnya melepuh, terlihat mengeluarkan air seperti nanah dan menimbulkan bau tidak sedap. Kepala, leher, badan, kaki, bahkan area tubuh seperti kelamin pun ditumbuhi penyakit aneh ini.

Setiap saat dia merintih kesakitan akibat penyakitnya ini. Kadang dia merintih karena terlalu lama berbaring atau merasakan perih pada kulitnya.

Istri Bakri, Rosdiana, mengatakan, dirinya sudah berulang kali membawa suaminya ke puskesmas, rumah sakit, bahkan dokter ahli kulit.

"Keluarga dan tetangga sudah membantu membawa suami saya berobat ke rumah sakit bahkan dokter ahli tapi sejauh ini tidak ada hasil, pernah dokter sarankan berobat ke Makassar tapi kami tidak ada biaya, suami saya hanya seorang nelayan," jelasnya, Selasa (11/10/2016).

Dia kemudian sedikit bercerita tentang kehidupan rumah tangganya. Menurut Rosdiana, Bakri dan dirinya memiliki lima anak yang semuanya masih kecil. Anak pertamanya bernama Rizki, duduk di bangku kelas 3 SMP. Anak kedua bernama Rendi duduk di bangku kelas 1 SMP.

Anak ketiga bernama Jelita, duduk di kelas 2 SD. Anak keempat, Atika, berumur 3 tahun, dan anak kelima baru berumur 3 bulan.

"Anak pertama saya sekarang yang menghidupi kami, dia kadang ikut dekorasi pengantin. Jadi kalau ada orderan dia tidak masuk sekolah. Saya kasihan dengan dia, saya juga khawatir jangan sampai dia putus sekolah. Tapi, saya tidak bisa berbuat banyak, biaya makan sulit, apalagi untuk membiayai pengobatan suami saya," katanya.

Rosdiana mengatakan, dirinya mengandalkan Kartu BPJS mandiri untuk mengobati penyakit sumainya. "Sulit saya untuk membayar biaya angsurannya per bulan, sementara pemerintah tidak memberikan kartu BPJS yang katanya untuk orang miskin seperti kami," katanya seraya berharap perhatian pemerintah untuk memfasilitasi pengobatan suaminya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Syaiful Alam hari ini menyempatkan diri untuk menjenguk Bakri di rumahnya yang menyerupai gubuk. Matanya terlihat berkaca-kaca saat menyaksikan penderitaan Bakri dan keluarganya.

Dia pun merasa bersalah atas kondisi tersebut. "Saya berjanji akan membantu keluarga ini, paling tidak pemerintah akan berusaha membantu pengobatannya, bahkan saya berencana akan membuka dompet peduli minimal di kalangan PNS Pemkab Luwu," ujar Sekda.
(zik)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
1 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
1 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
1 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
2 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
3 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved