Duh, Pengungsi Afghanistan di Batam Jatuh ke Pelukan Tante Girang

Kamis, 08 September 2016 - 14:22 WIB
Duh, Pengungsi Afghanistan...
Duh, Pengungsi Afghanistan di Batam Jatuh ke Pelukan Tante Girang
A A A
BATAM - Wajah yang tampan serta tubuh atletis, membuat para pengungsi remaja asal Afghanistan dan Pakistan di Batam jadi incaran para tante girang.

Tak ayal, para pengungsi itu pun banyak yang terjerumus menjadi gigolo dan akhirnya jatuh dalam pelukan wanita pencari kehangatana dengan rayuan serta iming-iming kemewahan.

Dan Imigrasi Batam berhasil mengungkap keberadaan praktik gigolo di kalangan Warga Negara Asing (WNA) yang berstatus pengungsi di Batam.

Kepala Kantor Imigrasi Batam Agus Widjaja menyebut kasus tersebut pertama kali terungkap berkat informasi dari masyarakat.

"Katanya ada anak muda WNA yang sering berolahraga di salah satu pusat kebugaran bersama seorang wanita Indonesia," ujar Agus, Kamis (8/9/2016).

Informasi itu semakin menguat dengan adanya kecelakaan mobil. Pengendara mobil meninggalkan kendaraan tersebut di TKP. Setelah diselidiki ternyata mobil tersebut disewa oleh anak muda WNA.

"Dari hasil pengembangan informasi, diperoleh keterangan bahwa WNA tersebut adalah pengungsi," lanjut Agus.

Para WNA itu tinggal di Hotel Kolekta. Tempat yang disediakan pihak Imigrasi dan difasilitasi oleh IOM dan UNHCR untuk tinggal sementara sampai ada putusan mereka mendapatkan suaka.

Setelah diselidiki secara rinci, diketahui WNA tersebut berprofesi sebagai gigolo. Tak hanya satu- dua orang, Imigrasi Batam berhasil menangkap 10 WNA yang berprofesi sama.

"Mereka itu dijual oleh BS, seorang mucikari berkewarganegaraan Indonesia," ungkap Agus.

BS, lelaki 35 tahun itu menjual para WNA imigran itu kepada beberapa wanita dan laki-laki Indonesia dengan bayaran Rp20 juta.

Kesepuluh WNA tersebut sudah teregistrasi sebagai pengungsi. Saat ini mereka tengah menunggu penerimaan negara tujuan.

Para WNA tersebut adalah MH alias J (17), MYA (19), MBH(15), JMN (35), MIS (22), MA (20), AH (24), FH (20), dan MA (26).

Sembilan WNA tersebut berkewarganegaraan Afghanistan, satu diantaranya MA berkewarganegaraan Pakistan. "Saat ini WNA tersebut telah diamankan di ruang detensi di Kantor Imigrasi Batam," lanjut Agus.

Sementara itu sang mucikari telah diproses oleh Polresta Barelang. Ia dikenakan wajib lapor dengan sangkaan melanggar Undang-Undang Perlindungan anak.
(nag)
Berita Terkait
Kriminolog Desak Polda...
Kriminolog Desak Polda Bali Bongkar Sindikat Penculikan WNA
Heboh Penculikan Bocah...
Heboh Penculikan Bocah di Karawang, Pelaku Babak Belur Dihakimi Massa
2 Warga China Masuk...
2 Warga China Masuk Indonesia Pakai Paspor Palsu Meksiko
Turis Asing Makin Berulah,...
Turis Asing Makin Berulah, Gubenur Koster: Deportasi Langsung, Nggak Pakai Cerita Panjang!
Berulah, WNA Belanda...
Berulah, WNA Belanda Serobot Tanah Warga Kebon Jeruk
Panik Ada Razia Imigrasi,...
Panik Ada Razia Imigrasi, WNA Nigeria Tewas Terjatuh dari Lantai 9 Apartemen Gading Nias
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
3 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
5 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
5 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
5 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved