RS Mutiara Bunda Sebut Vaksin Palsu Belum Menyebar ke Pasien

Jum'at, 15 Juli 2016 - 21:12 WIB
RS Mutiara Bunda Sebut...
RS Mutiara Bunda Sebut Vaksin Palsu Belum Menyebar ke Pasien
A A A
TANGERANG - Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda, Jalan H Mencong, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, menjadi salah satu rumah sakit yang membeli vaksin palsu jenis DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus).

Penanggung Jawab RSIA Muriara Bunda, Dokter Spesialis Anak Toniman, mengakui hal tersebut. Namun vaksin itu belum sempat digunakan lantaran sudah ditarik oleh BPOM.

“Kita hanya kedapatan vaksin yang diduga palsu, tapi belum dipakai, BPOM sudah datang mengambil vaksin itu untuk diuji. Vaksin itu ada di kita sejak tiga bulan yang lalu,” kata Dokter Spesialis Anak RSIA Mutiara Bunda, Toniman, Jumat (15/7/2016).

Menurut Toniman, vaksin tersebut dibeli dari sales langganannya. Pasalnya, stok vaksin DPT yang tidak menyebabkan panas pada anak dari pabrikan sedang kosong sejak awal 2016. Kemudian orang tersebut datang ke rumah sakit menawarkan vaksin pada 23 April 2016 lalu.

Terkait vaksin lain yang sudah dibeli tahun-tahun sebelumnya, Toniman sendiri mengaku tidak yakin apakah itu palsu atau bukan. Pihaknya kadang membeli vaksin ke distributor melalu pengadaan rumah sakit atau membeli secara pribadi kepada penjual tertentu.

“Nah ini yang kita belum yakin, karena penganggarannya beda. Kita beli sama orang, tapi orangnya beli dari mana kan kita tidak tahu,” jelasnya.

Toniman juga mengaku tidak mengetahui secara pasti kandungan vaksin palsu tersebut, karena secara kasat mata sangat mirip.

Terkait kerugian yang ditimbulkan jika menggunakan vaksin palsu tersebut, Toniman menjelaskan berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan bahwa isi vaksin tidak berbahaya bagi tubuh anak, hanya saja anak tidak mendapat kekebalan tubuh.

“Jadi sama saja seperti tidak disuntik vaksin, kekebalan tubuhnya tidak ada, menurut ahlinya begitu,” jelasnya.

Setelah mengetahui pihaknya kedapatan vaksin palsu, Toniman mengatakan bahwa pihak rumah sakit, langsung mendata ulang pasien yang minta divaksin ulang.

Untuk langkah selanjutnya, RSIA Mutiara Bunda akan menunggu arahan Kemenkes yang rencananya akan melakukan vaksin ulang.

“Katanya ini tambalan, bukan suntik regler. Tapi dosisnya berapa, kapan waktunya, apa hanya sekali disuntik, itu nunggu arahan Menkes. Kita sih siap saja,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Puskesmas Bua Sudah...
Puskesmas Bua Sudah Laporkan Kasus Dokumen Vaksin Palsu ke Kadinkes
Buron 5 Bulan, Wanita...
Buron 5 Bulan, Wanita Pembuat Sertifikat Vaksin Ilegal di RSUD Nunukan Ditangkap
Dinkes Belum Kantongi...
Dinkes Belum Kantongi Data TKI yang Tertahan Karena Vaksin Palsu
Temuan Sindikat Vaksin...
Temuan Sindikat Vaksin Palsu, DPR Minta Polri Lipat Gandakan Pengawasan
Pengungkapan Kasus Serifikat...
Pengungkapan Kasus Serifikat Vaksin Palsu di Bandung
Jamin Keaslian Vaksin...
Jamin Keaslian Vaksin di Indonesia, Wiku: Kalau yang Diperjualbelikan Pasti Palsu
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
37 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
3 Masalah yang Membuat...
3 Masalah yang Membuat Conor McGregor Belum Kembali ke UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved