Tega, Usman Membunuh dan Merampok Neneknya Sendiri

Jum'at, 15 Juli 2016 - 06:52 WIB
Tega, Usman Membunuh...
Tega, Usman Membunuh dan Merampok Neneknya Sendiri
A A A
SUKABUMI - Nahas dialami Ucun, seorang nenek berusia 68 tahun asal Kampung Cikareo, RT003/005, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Ucun tewas oleh perampok yang menguras habis hartanya senilai Rp10 juta rupiah. Ironisnya, sang perampok adalah cucu kandungnya sendiri. Peristiwa ini berlangsung pada awal Juli 2016.

Kasusnya mulai terungkap setelah aparat kepolisian dari Polres Sukabumi melakukan penyidikan yang berujung pada dugaan keterlibatan cucu korban bernama Usman Maulana Yusuf (21), beserta seorang temannya Nurfalah (20).

Namun sebelum dimintai keterangan oleh penyidik, kedua remaja tersebut melarikan diri ke kawasan Rangkas Bitung, Provinsi Banten. Aksi buron para pelaku pembunuhan ini tidak berlangsung lama. Petugas langsung menciduknya.

“Hasil penyidikan terungkap bahwa motif dari pembunuhan ini adalah desakan ekonomi karena kedua pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap,” ungkap Kepala Satreskrim Polres Sukabumi AKP Gilang Prasatya, kepada wartawan, Kamis (15/7/2016).

Aksi pembunuhan ini dilakukan para pelaku dengan cara membekap wajah korban yang saat itu tengah tertidur di dalam kamarnya. Pelaku Nurfalah berperan mencekik leher korban. Sementara Usman memekap wajah dengan korban.

Usai membunuh korban, kedua pemuda tanggung itu langsung menjarah harta korban berupa uang tunai sebesar Rp4 juta, serta perhiasan emas, berikut surat-surat pembeliannya yang tersimpan di dalam lemari.

Selang beberapa hari setelah kejadian itu, mereka melarikan diri ke Kabupaten Rangkas Bitung. Jumlah keseluruhan uang yang diperoleh pelaku dari hasil kejahatannya ini mencapai Rp7 juta.

Setelah dibagi rata, keduanya menggunakan uang tersebut untuk berbelanja baju dan sepatu baru. “Perbuatan para pelaku dijerat Pasal 365 dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun,” tegas Gilang.

Sementara itu, pelaku Usman mengaku dirinya tidak berniat untuk membunuh nenek kandungnya sendiri, melainkan hanya membuatnya jatuh pingsan.

“Sebelumnya kami sudah dua kali berusaha menjalankan aksi ini, tapi selalu gagal karena gugup. Kami tidak pernah berpikir untuk membunuhnya, melainkan hanya berniat mencuri hartanya saja,” ungkap Usman.
(san)
Berita Terkait
Pembunuhan di Semarang...
Pembunuhan di Semarang Berhasil Diungkap, Motifnya Perampokan
Pelaku Pembunuhan Perempuan...
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Kosan Elite Denpasar Ditangkap
Perampok Sadis Tewas...
Perampok Sadis Tewas Ditembak Polisi di Medan, Begini Ceritanya
Lansia Tewas Dibunuh,...
Lansia Tewas Dibunuh, Saksi Curigai 2 Orang Berperawakan Tinggi Besar
Perampok Sadis Beraksi...
Perampok Sadis Beraksi di Bone, Pemilik Kios Dibunuh
Polisi Ringkus Pembunuh...
Polisi Ringkus Pembunuh yang Mayatnya Ditemukan di Setu
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
50 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved