Ini Alasan Para Pelaku Memperkosa NA yang Tinggal di Kandang Bebek

Rabu, 25 Mei 2016 - 15:20 WIB
Ini Alasan Para Pelaku...
Ini Alasan Para Pelaku Memperkosa NA yang Tinggal di Kandang Bebek
A A A
SIDOARJO - Pemerkosaan terhadap NA (14) gadis asal Jabon, Sidoarjo oleh para pelaku sehingga hamil dan terpaksa tinggal di kandang bebek disebabkan karena korban memiliki keterbelakangan mental. Sehingga para pelaku cenderung melakukannya kembali karena korban tidak melapor ke polisi.

Kapolres Sidoarjo AKBP Anwar Nasir menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan psikologis oleh jajaran Polres Sidoarjo, NA (14) korban pemerkosaan yang hamil dan tinggal di bangunan bekas kandang bebek ini ternyata mengalami keterbelakangan mental.

Sebelumnya gadis asal Jabon-Sidoarjo ini, kata Kapolres, mengalami kekerasan seksual berupa pemerkosaan sebanyak tiga kali sejak bulan Juni hingga Agustus 2015. Pemerkosaan dilakukan dengan cara membungkam mulut dan mengikat kedua tangan korban.

“Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap tersangka S yang dilakukan sejak Selasa malam hingga Rabu siang diketahui jika pelaku melakukan perkosaan terhadap korban dengan cara kejam dan dilakukan di bawah ancaman,” kata Kapolres.

Dari hasil pengembangan kasus diketahui jika pelaku murni perkosaan terhadap korban NA ini dilakukan oleh dua pelaku. Sementara tiga pelaku lainnya yang masih dibawah umur dipastikan tidak ikut melakukan aksi pemerkosaan terhadap korban.

Aksi perkosaan terhadap korban NA yang menyebabkan korban hamil 8 bulan dan terpaksa tinggal di bangunan bekas kandang bebek ini sempat tidak terendus media dan tidak dilaporkan ke polisi. Ini disebabkan karena pihak kepala desa setempat berusaha melakukan mediasi antara keluarga korban dengan pelaku.

Sehingga berakhir pada penyelesaian kekeluargaan dengan keputusan pelaku akan memberikan uang damai Rp75 juta kepada keluarga korban. Namun pelakunya akhirnya kabur dari desa.
(sms)
Berita Terkait
Ibu dari Anak Korban...
Ibu dari Anak Korban Pemerkosaan Ayah Kandung di Depok Dapat Penghargaan
Satpam SPBU Gemparkan...
Satpam SPBU Gemparkan Muaro Jambi, Cabuli Gadis Cantik Berusia 6 Tahun
Darurat Kekerasan Seks...
Darurat Kekerasan Seks Anak di Sumsel, 3 Bulan Terjadi 5 Kasus Pencabulan
Bocah Kelas 4 SD di...
Bocah Kelas 4 SD di Indramayu Diperkosa Kakak Ipar
Kawal Kasus SPG Showroom...
Kawal Kasus SPG Showroom Diperkosa di Bekasi, RPA Perindo Pastikan Tetap Terima Aduan Baru
Biadab! Pria Beristri...
Biadab! Pria Beristri Perkosa Anak Perempuan 15 Tahun dan Digilir Teman Pelaku
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
1 jam yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
1 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
3 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
4 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved