Dicabuli Kernet Angkot, Siswi SD di Tegal Hamil 4 Bulan

Selasa, 10 Mei 2016 - 17:05 WIB
Dicabuli Kernet Angkot,...
Dicabuli Kernet Angkot, Siswi SD di Tegal Hamil 4 Bulan
A A A
TEGAL - Seorang siswi Kelas VI SD di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hamil empat bulan gara-gara dicabuli kernet angkutan umum berinisial RD (36), warga Keluruhan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Setelah korban hamil, pria yang sehari-hari bekerja sebagai kernet angkutan umum jurusan Tegal-Losari ini tidak jelas keberadaannya. Orangtua korban ‎pun melaporkan perbuatan pelaku ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal.

Ayah korban, Warsito (47) mengungkapkan, anaknya baru bercerita ihwal perbuatan pelaku setelah kondisi kehamilannya sudah mencapai empat bulan.

"Dia (korban) tidak pernah cerita langsung karena mungkin takut. Dia ceritanya ke keponakan saya," katanya, kepada Sindonews, Selasa (10/5/2016).

Dari cerita yang dituturkan korban, pelaku awalnya berkenalan dengan melalui pesan pendek (SMS) nyasar. Dari situ, pelaku yang diketahui sudah memiliki istri dan satu anak sering mengajak korban bertemu di suatu tempat.

"Setelah itu saya tahunya dia (korban) sudah hamil empat bulan, ini jalan mau lima bulan. Saya kaget karena sebelumnya tidak pernah cerita apa-apa," ujar Warsito.

‎Setelah mengetahui anaknya hamil, Warsito meminta pelaku untuk datang ke rumahnya, dan meminta pertanggungjawaban. Awalnya, pelaku bersedia untuk bertanggungjawab. Namun belakangan pelaku berkelit dan meminta dilakukan tes DNA.

Selain itu, pelaku juga menjadi sulit untuk dihubungi dan tidak jelas keberadaannya. "Saya juga sudah datangi rumahnya tapi hanya bertemu ibunya. Dihubungi juga sudah tidak bisa," ungkap Warsito.

Warsito juga sudah melaporkan perbuatan pelaku ke Unit PPA Polres Tegal pada akhir April lalu dengan harapan pelaku bertanggungjawab dan mendapat hukuman atas perbuatannya.

Namun hingga kini tidak jelas tindak lanjut laporannya tersebut.‎ "Sampai sekarang belum ada panggilan dari polisi," ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak ini.

Akibat kehamilannya, korban yang seharusnya sebentar lagi mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SD terpaksa keluar dari tempatnya bersekolah di SDN 02 Mejasem Timur.‎ "Sekarang tidak sekolah. Pikirannya sudah tidak kuat," ‎imbuh Warsito.
(san)
Berita Terkait
Haus Seks! Herry Wirawan...
Haus Seks! Herry Wirawan Hanya Bilang Khilaf Usai Perkosa Belasan Santriwati hingga Hamil
Bapak 2 Anak di Merangin...
Bapak 2 Anak di Merangin Tega Cabuli Keponakan Hingga Hamil
LPSK Beri Perlindungan...
LPSK Beri Perlindungan 29 Korban Pemerkosaan Oknum Guru di Bandung
3 Kali Cabuli Siswi...
3 Kali Cabuli Siswi SD, Komang Ditangkap Polresta Denpasar
4 Pemuda dan 1 Anak...
4 Pemuda dan 1 Anak Laki-laki Dibekuk Polisi Usai Memperkosa Anak Gadis di Tanggamus
Polres Pidie Tangkap...
Polres Pidie Tangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Anak di Bawah Umur
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
15 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
33 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
41 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
52 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved