Air Minum Terasa Lengket, Maryoko Tega Aniaya Fatimah

Kamis, 24 Maret 2016 - 17:11 WIB
Air Minum Terasa Lengket,...
Air Minum Terasa Lengket, Maryoko Tega Aniaya Fatimah
A A A
PALEMBANG - Permasalah sepele dalam rumah tangga terkadang bisa menyebabkan hubungan yang terjalin selama bertahun-tahun menjadi retak. Seperti dialami pasangan Fatimah (44) dan Maryoko (40).

Kendati telah 21 tahun bersama menjalin hubungan rumah tangga, lantaran dipicu pemasalahan sepele, kebersamaan warga Komplek Jaya Bersama, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa Alang-alang Lebar, Palembang ini terancam bubar.

Permasalahan dipicu persoalan sepele yang selalu berujung dengan kekerasan oleh Maryoko. Aksi penganiayaan itu bahkan telah berulang kali dilakukan dan terjadi selama puluhan tahun pernikahan mereka.

Menurut Fatimah, kejadian itu bermula saat suaminya Maryoko baru terbangun dari tidurnya. Seperti biasanya, sebelum beraktivitas, Maryoko mengambil air minum dari kulkas.

Namun saat diminum, air minum tersebut terasa lengket dan berbeda dari biasanya. Hal ini langsung membuat Maryoko kesal.

"Katanya airnya itu lengket pak. Sehingga dia langsung memarahi saya. Padahal menurut saya rasa air minum itu sama seperti biasa," ujar Fatimah, saat melapor di SPKT Polresta Palembang, Kamis (24/3/2016).

Saat itu, terjadilah cekcok mulut antara dia dan suaminya. Bahkan suaminya tersebut menuduhnya memberikan racun di air minumnya. Tanpa diduga, Maryoko yang kesal langsung mencekik leher Fatimah.

"Dia langsung mencekik leher, menampar, memukul, dan menendang saya. Dia juga sempat mengejar dan mengibaskan parang ke arah saya. Tapi saya mengelak, sehingga tidak kena," terangnya.

Tak tahan dengan perlakuan kasar suaminya, Fatimah kini terpaksa memilih untuk melaporkan suaminya ke polisi. "Sudah cukup sabar saya selama ini pak. Saya tidak tahan lagi diperlakukan kasar," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede yang dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti terkait laporan itu.

"Laporan itu kita terima dengan nomor LP/B-798/III/2016/Sumsel/Resta. Selanjutnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang akan menindaklanjutinya," pungkas Maruly.
(san)
Berita Terkait
Perlu Sanksi Sosial...
Perlu Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga
Polisi Tetapkan Tersangka...
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan hingga Kaki Patah
7 Fakta Kasus Bocah...
7 Fakta Kasus Bocah Perempuan Dianiaya di Nias Selatan, Nomor 5 Masih Misteri
Drama Cinta Segitiga...
Drama Cinta Segitiga Berujung KDRT, Suami di Sleman Aniaya Istri Gegara Chat Mesra
Biadab! Perempuan di...
Biadab! Perempuan di Kendari Banting Bayi 6 Bulan, Rekam dan Dikirim ke Ibu Balita
Kronologi Lengkap Penganiayaan...
Kronologi Lengkap Penganiayaan Armor Kepada Cut Intan Nabila, Dipukul hingga Dicakar
Berita Terkini
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
23 menit yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
1 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
1 jam yang lalu
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
1 jam yang lalu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
2 jam yang lalu
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
2 jam yang lalu
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved