Seorang Tewas dan Enam Masuk RS Akibat Miras Oplosan
Selasa, 08 Maret 2016 - 19:55 WIB
Seorang Tewas dan Enam Masuk RS Akibat Miras Oplosan
A
A
A
CIREBON - Seorang tewas dan sedikitnya enam orang lainnya harus dirawat akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan. Diketahui, sejumlah 'peserta' pesta miras itu pun pelajar maupun perempuan.
Berdasarkan informasi, korban tewas yakni Nendy (17), warga Desa Tegalwangi, Blok Gabugan Wetan RT 05/02, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Nendy tewas Selasa (8/3/2016) sekitar pukul 11.45 WIB.
Selain Nendy, enam korban miras oplosan lainnya terpaksa harus mendapat perawatan di rumah sakit yakni Ifan (19), Beni Susanto (21), Supriyanto (19), Suwito (19), S (17), dan AS (13). Seluruhnya tercatat beralamat sama dengan korban tewas, Nendy.
Kapolsek Weru Kompol Dudi Permadi menyebutkan, ketujuhnya merupakan korban miras jenis ciu yang dicampur dengan salah satu minuman berekstrak buah. Selain mereka, ada tujuh orang lain yang juga melakukan hal serupa.
"Total ada 14 orang yang mengonsumsi miras oplosan. Mereka diketahui mengonsumsinya pada Senin (7/3/2016) sore di salah satu tempat pemakaman umum di Blok Gabugan Wetan, Desa Tegalwangi," jelasnya.
Dari ke-14 orang itu, belakangan diketahui lima di antaranya masih di bawah umur. Selain itu, terdapat dua orang perempuan yang turut dalam pesta miras tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, mereka yang di bawah umur selain AS yang dirawat di rumah sakit, masing-masing Kr (10), Pe (13), Ag (16), dan Di (16).
Selain Di, perempuan lain yang turut dalam pesta miras itu yakni Fi (17). Sementara dua orang lain dari ke-14 'peserta' pesta miras itu yakni Adam (20) dan Algi (18).
Dudi menyatakan, pesta miras oplosan itu setidaknya berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 23.00. Belakangan, Nendy meninggal dunia sedangkan enam orang lainnya harus dilarikan ke RS Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengimbau untuk mewaspadai miras oplosan. Para orangtua pun diimbau lebih mengawasi kegiatan maupun kawan bergaul anak-anaknya.
Berdasarkan informasi, korban tewas yakni Nendy (17), warga Desa Tegalwangi, Blok Gabugan Wetan RT 05/02, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Nendy tewas Selasa (8/3/2016) sekitar pukul 11.45 WIB.
Selain Nendy, enam korban miras oplosan lainnya terpaksa harus mendapat perawatan di rumah sakit yakni Ifan (19), Beni Susanto (21), Supriyanto (19), Suwito (19), S (17), dan AS (13). Seluruhnya tercatat beralamat sama dengan korban tewas, Nendy.
Kapolsek Weru Kompol Dudi Permadi menyebutkan, ketujuhnya merupakan korban miras jenis ciu yang dicampur dengan salah satu minuman berekstrak buah. Selain mereka, ada tujuh orang lain yang juga melakukan hal serupa.
"Total ada 14 orang yang mengonsumsi miras oplosan. Mereka diketahui mengonsumsinya pada Senin (7/3/2016) sore di salah satu tempat pemakaman umum di Blok Gabugan Wetan, Desa Tegalwangi," jelasnya.
Dari ke-14 orang itu, belakangan diketahui lima di antaranya masih di bawah umur. Selain itu, terdapat dua orang perempuan yang turut dalam pesta miras tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, mereka yang di bawah umur selain AS yang dirawat di rumah sakit, masing-masing Kr (10), Pe (13), Ag (16), dan Di (16).
Selain Di, perempuan lain yang turut dalam pesta miras itu yakni Fi (17). Sementara dua orang lain dari ke-14 'peserta' pesta miras itu yakni Adam (20) dan Algi (18).
Dudi menyatakan, pesta miras oplosan itu setidaknya berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 23.00. Belakangan, Nendy meninggal dunia sedangkan enam orang lainnya harus dilarikan ke RS Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengimbau untuk mewaspadai miras oplosan. Para orangtua pun diimbau lebih mengawasi kegiatan maupun kawan bergaul anak-anaknya.
(zik)