Penculik Bayi Perdaya Ibu Korban dengan Janji Diberi Pekerjaan
Selasa, 01 Maret 2016 - 20:25 WIB
Penculik Bayi Perdaya Ibu Korban dengan Janji Diberi Pekerjaan
A
A
A
JAKARTA - Dian Ikawati (30) ibu dari bayi Suci Subari yang diculik empat wanita mudah diperdaya para pelaku penculikan karena saat itu memang membutuhkan pekerjaan tetap.
Dian Ikawati menuturkan, pada Selasa 23 Februari 2016 lalu saat berjualan di sekitar Museum Fatahillah bertemu dengan para pelaku. Saat itu Dian terpadaya ketika pelaku menjanjikan pekerjaan di toko kue.
"Saya bersama bayi pun ikut saja ketika pelaku mengajak ke Mal Atrium, Senen, untuk berkeliling dan dibelikan pakaian," tutur Dian Ikawati di Polda Metro Jaya, Selasa (1/3/2016). Saat korban sudah masuk dalam perangkap, pelaku melancarkan aksinya.
Ketika itu, lanjut Dian, pelaku meminta untuk diambilkan uang ke ATM. Dian pun menuruti perintah pelaku, dan percaya begitu saja ketika diminta untuk menitipkan bayi ke pelaku.
Cara ini hanya modus pelaku untuk mengelabui korban. Dian yang saat itu ke gerai ATM saat kembali tak menemukan sang buah hati dan para pelaku. "Saya cari-cari pelaku dan anak saya ke Stasiun Senen, satu per satu kereta saya naiki untuk mencari anak saya," ujar Dian.
Karena tak menemukan sang buah hati, Dian pun melapor ke Polres Jakarta Pusat. Respons cepat aparat kepolisian pun membuah hasil, Suci bayi tersebut dan empat pelaku ditangkap polisi.
"Saya khawatir kalau bayi itu dibuat untuk mengemis. Terima kasih kepada polisi yang bekerja sangat cepat dan mengembalikan anak saya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, bayi bernama Suci Subari itu dilaporkan diculik pada 23 Februari 2016 lalu. Korban adalah puteri dari pasangan Dian Ekawati dan Dahlan. Korban dibawa pelaku saat ibunya sedang pergi mengambil uang ke ATM.(Baca: Bayi Empat Bulan Diculik di Pasar Senen)
Beberapa hari berselang Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku penculikan di beberapa lokasi seperti Bekasi dan Pulogadung, Jakarta Timur.(Baca: Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Bayi di Senen)
Dian Ikawati menuturkan, pada Selasa 23 Februari 2016 lalu saat berjualan di sekitar Museum Fatahillah bertemu dengan para pelaku. Saat itu Dian terpadaya ketika pelaku menjanjikan pekerjaan di toko kue.
"Saya bersama bayi pun ikut saja ketika pelaku mengajak ke Mal Atrium, Senen, untuk berkeliling dan dibelikan pakaian," tutur Dian Ikawati di Polda Metro Jaya, Selasa (1/3/2016). Saat korban sudah masuk dalam perangkap, pelaku melancarkan aksinya.
Ketika itu, lanjut Dian, pelaku meminta untuk diambilkan uang ke ATM. Dian pun menuruti perintah pelaku, dan percaya begitu saja ketika diminta untuk menitipkan bayi ke pelaku.
Cara ini hanya modus pelaku untuk mengelabui korban. Dian yang saat itu ke gerai ATM saat kembali tak menemukan sang buah hati dan para pelaku. "Saya cari-cari pelaku dan anak saya ke Stasiun Senen, satu per satu kereta saya naiki untuk mencari anak saya," ujar Dian.
Karena tak menemukan sang buah hati, Dian pun melapor ke Polres Jakarta Pusat. Respons cepat aparat kepolisian pun membuah hasil, Suci bayi tersebut dan empat pelaku ditangkap polisi.
"Saya khawatir kalau bayi itu dibuat untuk mengemis. Terima kasih kepada polisi yang bekerja sangat cepat dan mengembalikan anak saya," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, bayi bernama Suci Subari itu dilaporkan diculik pada 23 Februari 2016 lalu. Korban adalah puteri dari pasangan Dian Ekawati dan Dahlan. Korban dibawa pelaku saat ibunya sedang pergi mengambil uang ke ATM.(Baca: Bayi Empat Bulan Diculik di Pasar Senen)
Beberapa hari berselang Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku penculikan di beberapa lokasi seperti Bekasi dan Pulogadung, Jakarta Timur.(Baca: Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Bayi di Senen)
(whb)