Marak Kasus Kekerasan, KPAI Sebut Jakarta Tak Ramah Anak

Kamis, 31 Desember 2015 - 07:46 WIB
Marak Kasus Kekerasan,...
Marak Kasus Kekerasan, KPAI Sebut Jakarta Tak Ramah Anak
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan data sepanjang tahun 2015 ini di DKI Jakarta terjadi 649 kasus kekerasan terhadap anak.

Kasus tersebut diantaranya kekerasan seksual 193 kasus, tawuran antar pelajar 105 kasus, kekerasan di sekolah 159 kasus, kejahatan online di dunia maya 123 kasus dan kejahatan pidana anak yang mencapai 120 kasus.

Alasan Jakarta diklaim sebagai kota yang darurat kekerasan terhadap anak antara lain karena Jakarta adalah pusat ekonomi, organisasi dan industri.

"Jakarta juga sebagai pusat keberadaan orang dengan berbagai latar belakang sosial yang berbeda. Ada yang kaya dan ada yang miskin. Sehingga rawan terjadi stress dikalangan warganya yang melampiaskannya kepada anak di sekitarnya," kata Ketua KPAI Asrorun Ni'am Sholeh, Rabu (30/12/2015).

Asrorun melanjutkan, selain ketiga indikator tersebut, ada beberapa faktor lain seperti demografi, kepadatan penduduk yang tidak seimbang, masih sulitnya akses pendidikan, lembaga pendidikan yang 'tidak bisa menjaga muridnya' hingga tingkat kesehjateraan yang rendah di sebagaian wilayah.

"Kami meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih meningkatkan prasarana dari aspek budaya seperti memperbanyak taman khususunnya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Sedangkan Kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya harus lebih kuat dari segi kemanan nya dengan mengoptimalkan peran Satuan Tugas Perlindungan Anak dan Rumah Tempat Aman Anak,'' ujarnya.

Di bawah Jakarta daerah yang banyak kasus kekerasan pada anak terdapat di Jawa Barat sebanyak 391 kasus, Banten 362 kasus, Sumatera Utara 317 kasus, Lampung 252 kasus, Nusa Tenggara Timur 234 kasus, Jawa Timur 228 kasus, Sulawesi Selatan 206 kasus, Kalimantan Timur 195 kasus dan Bali 182 kasus.
(sms)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved