Defisit Rp108 Miliar, APBD 2016 Disoal DPRD Subang

Sabtu, 14 November 2015 - 23:57 WIB
Defisit Rp108 Miliar,...
Defisit Rp108 Miliar, APBD 2016 Disoal DPRD Subang
A A A
SUBANG - Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Subang mempersoalkan RAPBD 2016, yang mengalami defisit sekitar Rp108 miliar. Dari rencana pendapatan sebesar Rp2,2 triliun, alokasi belanja daerah dipatok sebesar Rp2,3 triliun.

"Artinya, ada kekurangan (defisit, red) belanja sebesar Rp108 miliar lebih. Kondisi ini cukup mengherankan," ujar anggota Fraksi Amanat Pembangunan (FAP), Lutfi Isror al Farobi.

Pihaknya menilai, kondisi RAPBD yang defisit berpotensi menyalahi sejumlah ketentuan perundang-undangan.

"Apakah RAPBD yang defisit itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 58/2015 atau tidak. Persoalan ini harus dikaji, agar tidak menuai masalah," tuturnya.

Terkait rencana kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2016 sebesar Rp300 miliar, pihaknya berharap, Pemkab lebih kreatif menggali berbagai potensi yang bisa menghasilkan pendapatan.

Pasalnya, rencana PAD Rp300 ini, kebanyakan masih bersumber dari pendapatan pajak sebesar 60%.

"Untuk menambah PAD, sebaiknya eksekutif mengoptimalkan pajak hotel, reklame, pariwisata, dan semacamnya. Kami lihat, sektor-sektor ini belum digali dengan baik, akibat minim pengawasan," paparnya.

Selain itu, imbuh Lutfi, Pemkab sebaiknya melakukan penghematan anggaran, dengan memangkas alokasi belanja hibah dan bansos.

"Menurut kami, hibah dan bansos ini sebaiknya dikurangi, terlebih saat ini pos belanja tersebut sedang mendapat sorotan hukum," katanya.

Terpisah, Fraksi Partai Demokrat mendesakPpemkab memperbesar alokasi belanja langsung (belanja publik) hingga 40% lebih.

Pasalnya, selama ini, proporsi belanja publik dengan belanja pegawai dalam APBD Subang, selalu jomplang.

"Yakni lebih banyak belanja pegawai dibandingkan belanja publik," pungkas Nurul Mu'min, anggota Fraksi Partai Demokrat.
(nag)
Berita Terkait
Penetapan Perda Pertanggungjawaban...
Penetapan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Anggaran 2019
Dewan Sahkan Perda Pertanggungjawaban...
Dewan Sahkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Gowa 2021
DPRD Makassar Setujui...
DPRD Makassar Setujui Ranperda LPJ APBD 2019 jadi Perda
DPRD Bantaeng Setujui...
DPRD Bantaeng Setujui Ranperda APBD Perubahan Menjadi Perda 2020
Ranperda Pertanggungjawaban...
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Luwu Utara Ditetapkan Menjadi Perda
Dewan Dorong Anggaran...
Dewan Dorong Anggaran Sertifikasi Aset Daerah di APBD-P
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
16 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
32 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
41 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved