BKSDA Kalbar Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar

Rabu, 21 Oktober 2015 - 00:02 WIB
BKSDA Kalbar Gagalkan...
BKSDA Kalbar Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar
A A A
PONTIANAK - Sebanyak 25 satwa liar asli Kalimantan Barat berhasil diselamatkan dari upaya penyelundupan ke Pulau Jawa. Satwa jenis reptil ini diamankan di Terminal Kargo Bandara Internasional Supadio Pontianak, Senin (19/10/2015) malam.

Dalam keterangan pers yang disampaikan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalbar Sustyo Iriyono, Selasa (20/10/2015) sore, hewan melata liar ini dikirim oleh K, warga Pontianak, Kalimantan Barat. Satwa liar ini dikirimkan ke S, warga Yogyakarta.

Dari tangan K, petugas BKSDA mengamankan satwa masing-masing tujuh ekor anakan ular sanca kencang/Dipong (Python Breitensteini), lima ekor viper hijau/Bornean Green Pit Viper (Tropidolaemus Subannulatus Borneo), seekor ular terbang (Chrysopelea Paradisi), dan empat ekor cicak hutan (Aeluroscalabotes Felinus).

"Tersangka K memasukkan satwa reptil ini ke dalam kantong kain yang diberi potongan-potongan koran dan lumut kering. Kemudian kantong tersebut dimasukkan ke dalam kotak plastik, yang kemudian dimasukkan lagi ke dalam kotak kardus," ungkap Sustyo.

Selain itu, pelaku K juga memalsukan identitas barang dalam resi yang seharusnya ditulis 'satwa liar', namun ditulis 'barang antik'.

Selain K, petugas juga mengamankan delapan ekor anakan ular sanca kencang/Dipong (Python Breitensteini) di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Satwa liar ini juga dikirim menggunakan jasa pengiriman cepat. Satwa ini dikirim oleh H, warga Pontianak dengan tujuan penerima FS, warga Yogyakarta.

"Status semua reptil ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar tidak termasuk dalam satwa liar yang dilindungi undang-undang," tuturnya.

Karena itu, BKSDA Provinsi Kalbar akan terus berupaya agar tumbuhan dan satwa liar dapat terjaga kelestariannya.

PILIHAN:
Bapak-Anak Korban Gunung Lawu Dimakamkan Satu Liang Lahat
(sms)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Viral Penampakan 4 Harimau...
Viral Penampakan 4 Harimau Liar di Jembatan Kembar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved