Hilangkan Stres, Ibu 3 Anak Konsumsi Sabu

Rabu, 30 September 2015 - 20:15 WIB
Hilangkan Stres, Ibu...
Hilangkan Stres, Ibu 3 Anak Konsumsi Sabu
A A A
BATURAJA - Berdalih untuk membayar utang di bank, seorang ibu rumah tangga nekat menjual sabu. Ibu itu diketahui bernama Ranailah alias Elak (34), warga Jalan A Yani Desa Tanjungbaru, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU).

Saat ditangkap polisi dari Sat Res Narkoba Polres OKU, dipimpin Kasat Res Narkoba AKP Aan Sumardi, Elak dan rekannya Desi (37), warga Jalan Akmal, Kelurahan Pasarbaru, Kecamatan Baturaja Timur, baru saja memakai sabu.

Keduanya ditangkap setelah dilakukan pengintaian selama berhari-hari. Keduanya ditangkap di rumah tersangka Elak, usai mengkonsumsi barang haram tersebut di kediamannya dua hari lalu.

Dalam penggerebekan yang dilakukan polisi, petugas berhasil mengamankan bong, alat isap, pirek dua buah, pipet yang didapati di kamar mandi, tujuh plastik bening diduga untuk membungkus sabu, serta sembilan paket kecil.

"Tersangka Elak, merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dia diduga pengedar disamping juga sebagai pemakai, karena kami tangkap usai mengkonsumsi sabu bersama rekannya Desi," ujar AKP Aan Sumardi, Rabu (30/9/2015).

Menurut Kasat Res Narkoba, dari hasil penyelidikan barang bukti sabu, didapat tersangka dari seorang kurir di Gunung Meraksa, Kabupaten Muaraenim, yang diperoleh dari bandar di OKU Timur, dan dalam pengejarannya.

"Terhadap keduanya, kami kenakan Pasal 114 dan Pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara," ungkapnya.

Sementara itu, Elak dan Desi membantah disebut sebagai bandar sabu. Dia mengaku, dirinya hanya pengguna. Menurutnya, dengan memakai sabu beban ekonominya bisa lebih ringan.

"Suami saya sekarang masuk penjara karena kasus narkoba, dan divonis tujuh tahun penjara. Aku hanya make, aku beli barang ini Rp100.000 untuk hilangkan stres," terang Desi, ibu tiga anak ini.

Sedangkan tersangka Elak mengaku nekat menjual sabu karena terlilit utang di bank. Sulitnya mencari pekerjaan, mendorong ibu dua anak ini ke dalam bisnis haram tersebut untuk yang kesekian kalinya.

Sebelumnya, dia mengaku pernah ditahan selama delapan bulan, karena kasus serupa. "Selain dipakai, barang ini (sabu) saya jual untuk bayar utang di bank. Bank selalu nagih, sementara saya tidak punya penghasilan," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Ditangkap Bawa 1 Kg...
Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu, Kakek Sono Terancam Penjara Seumur Hidup
Tiga Pelaku Dibekuk...
Tiga Pelaku Dibekuk dan 46 Kg Sabu Berhasil Diamankan Polda Kepri
3 Kurir Sabu 16 Kg di...
3 Kurir Sabu 16 Kg di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup
9 Pengedar Sabu di Bandung...
9 Pengedar Sabu di Bandung Dibekuk, 640 Gram Sabu Disita
Gara-gara Kurir Salah...
Gara-gara Kurir Salah Alamat, Pelatih Voli di Singapura Ketahuan Edarkan Sabu
Jaringan Narkoba Internasional...
Jaringan Narkoba Internasional Incar Perairan Batam, Penyelundupan Sabu Hampir 3 Kg Digagalkan
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
37 menit yang lalu
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
3 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
6 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
6 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved