Lima Menit Gunungan Hasil Panen Kadanyang Ludes

Senin, 07 September 2015 - 09:14 WIB
Lima Menit Gunungan...
Lima Menit Gunungan Hasil Panen Kadanyang Ludes
A A A
GRESIK - Tradisi sedekah bumi masih dipegang kuat oleh warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas Gresik. Mereka merangkai hasil panen dalam bentuk gunungan sebagai bentuk syukur kepada sang pencipta.

Gunungan ini hasil panen setinggi 3 meter-3,5 meter ini kemudian diperebutkan bersama. Warga percaya jika gunungan ini akan membawa berkah. Tak heran dalam waktu relative singkat gunungan ini habis diperebutkan. Yasin, 50, tokoh masyarakat Kedanyang mengakui, beberapa warga meyakini padi pada gunungan ini akan memberikan rejeki.

Biasanya warga yang memperoleh padi tersebut akan menjadikan bibit dengan mencampurkan pada bibit padi untuk ditanam pada musim tanam berikutnya. “Kami memaklumi karena keyakinan ini sudah ada sejak zaman dulu,” ungkapnya. Kepala Desa Kedanyang, Almuah mengatakan, rebutan gunungan yang berupa hasil pertanian ini merupakan tradisi.

Puncak gunungan yang berupa padi ini sebenarnya hanya simbolis yang berarti kemakmuran. “Selama ini hasil pertanian warga Kedanyang sangat menggembirakan. Benih, pupuk dan obat-obatan tersedia dengan cukup serta hasil panen melimpah melebihi target. Jadi sedekah bumi ini mengandung makna syukuran atas kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain makna syukur, lanjut Almuah, sedekah bumi ini merupakan simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat. Apalagi, biaya sedekah bumi ini tidak sedikit. Dalam kegiatan tahunan ini, kali ini menghabiskan Rp50 juta yang dikumpulkan dari partisipasi masyarakat.

“Belum lagi biaya hantaran yang dinamakan ambeng. Kalau dihitung bisa mencapai ratusan juta. Tanpa kerukunan dan partisipasi, niscaya upacara ini tak bisa dilaksanakan,” jelas Almuah.

Sementara Bupati Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati M Qosim yang tampil bareng saat memberikan sambutan meminta agar seluruh masyarakat Desa Kedanyang tetap rukun, bersatu dan selalu mengedepankan gotong royong.

Pada kesempatan itu Sambari Qosim juga mohon pamit, karena sebentar lagi akan mengakhiri masa bakti. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh mayarakat Kedanyang yang telah membantu kami dalam pembangunan,” katanya.

Ashadi ik
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Natalius Pigai Larang...
Natalius Pigai Larang Tembak Begal di Tempat, Polda Metro Jaya Buka Suara
35 menit yang lalu
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
1 jam yang lalu
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Siap...
Polda Metro Jaya Siap Tindak Tegas Pocong Begal yang Resahkan Warga
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,3...
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Bengkulu Selatan
2 jam yang lalu
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
3 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved