Mendagri dan Gubernur Sumsel Harus Tegur Harnojoyo

Minggu, 23 Agustus 2015 - 14:22 WIB
Mendagri dan Gubernur...
Mendagri dan Gubernur Sumsel Harus Tegur Harnojoyo
A A A
PALEMBANG - Mendagri Tjahjo Kumolo dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin harus menegur Harnojoyo karena telah menyalahgunakan wewenang, terkait surat edaran kepada para kepala SKPD dan camat se Palembang.

Sebelumnya pada 12 Agustus 2015 Harnojoyo membuat surat edaran yang ditandatanganinya sebagai Wali Kota Palembang, padahal dia belum dilantik secara resmi oleh Mendagri sebagai wali kota menggantikan Romi Herton.

Pakar Hukum Administrasi Negara Universitas Sriwijaya (Unsri) Saut P Panjaitan menyatakan, apa yang dilakukan Harnojoyo telah melampaui kewenangannya sebagai Plt Wali Kota Palembang.

"Karenanya baik Mendagri melalui gubernur harus memberikan teguran atau sanksi kepada yang bersangkutan agar tidak lagi melakukan hal tersebut, " kata Saut kepada Sindonews.com, Minggu (23/8/2015).

Dosen Hukum Administrasi Negara Unsri ini menegaskan, surat edaran yang ditandatangani Harnojoyo sebagai Wali Kota Palembang adalah produk cacat hukum karena yang bersangkutan belum dilantik secara resmi menjadi wali kota oleh mendagri.

"Sehingga para kepala SKPD, kepala badan, camat dan lurah se Kota Palembang dapat mengabaikan surat edaran tersebut, " ujarnya.

Saut mengingatkan, apa yang dilakukan Harnojoyo tersebut sangat berbahaya jika dia telah menandatangani surat mutasi pegawai dan penganggaran biaya yang dibiayai APBD mengatasnamakan Wali Kota Palembang.

Karena hal tersebut dapat berimplikasi dengan hukum dan menentukan nasib bawahannya dalam jajaran Pemkot Palembang.

Tokoh masyarakat Kota Palembang H Badar mengatakan, sebagai atasan Gubernur Sumsel Alex Noerdin harus segera menegur Harnojoyo.

"Saya kira gubernur jangan sungkan memberi sanksi terhadap Harnojoyo. Ini untuk menepis rumor. Jika Harnojoyo dilantik sebagai wali kota, maka salah satu putra gubernur jadi wakil wali kota. Rumornya seperti itu dari mulut ke mulut di Palembang ini, " timpal H Badar.

H Badar menyayangkan tindakan yang diambil Harnojoyo dengan menandatangani surat memakai jabatan wali kota.

"Jangan-jangan Harnojoyo telah menandatangani sejumlah proyek di Kota Palembang dengan mengatasnamakan sebagai wali kota, " tandas H Badar.

Sebelumnya Kabag Humas Pemkot Palembang Ratu Dewa ketika dihubungi lewat ponselnya terkait masalah ini enggan berkomentar. "Untuk masalah ini saya no comment, " pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Libur Lebaran, PDAM...
Libur Lebaran, PDAM Tirta Musi Tetap Siaga
Posko PSBB Gabung dengan...
Posko PSBB Gabung dengan Posko Operasi Ketupat Musi
Hunian Dikunci Pengelola,...
Hunian Dikunci Pengelola, Ratusan Penghuni Rusunawa Kasnariansyah Resah
PSBB Palembang Diperpanjang...
PSBB Palembang Diperpanjang 14 Hari
Penuhi Kebutuhan Sembako,...
Penuhi Kebutuhan Sembako, Aplikasi Pasar DHD Palembang Diluncurkan
Jumlah Warga Miskin...
Jumlah Warga Miskin di Palembang Bertambah Lebih dari 70 Persen
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
4 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
5 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
6 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
7 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
8 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
8 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved