Korban Sinabung: Urusan Makan dan Tidur Saja Kami Tidak Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2015 - 01:01 WIB
Korban Sinabung: Urusan...
Korban Sinabung: Urusan Makan dan Tidur Saja Kami Tidak Merdeka
A A A
KABANJAHE - Tak seperti masyarakat di kota-kota besar, Kemerdekaan RI tidak dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat korban erupsi Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Warga yang bermukim di lingkar gunung berapi teraktif di Provinsi Sumut itu mengaku sudah lima tahun terakhir tidak merasakan kemerdekaan dalam arti sesungguhnya. Keterpurukan kehidupan perekonomian akibat bencana berkepanjangan menjadi penyebab utama.

Hal itu disebabkan mandeknya sendi penghasilan utama masyarakat, yang pada umumnya berprofesi sebagai petani. Ancaman erupsi serta awan panas guguran dan gempuran debu vulkanik yang tiada henti, saat ini telah memaksa sekitar 11.000 jiwa penduduk yang bermukim di lingkar Gunung Sinabung, angkat kaki (mengungsi) ke lokasi yang lebih aman.

"Bagaimana bisa dikatakan merdeka, Bang. Untuk urusan makan dan tidur saja kami tidak merdeka," keluh Jefri Bangun (40), seorang pengungsi asal Desa Mardingding, Kecamatan Tiganderket yang mengungsi di Camp Penampungan Gudang Konco, Desa Jandi Meriah, kepada KORAN SINDO MEDAN, Senin (17/8/2015).

Diungkap pria berbadan tambun ini, kehidupan yang dijalani bersama ratusan jiwa warga desanya selama lima tahun belakangan cukup mengenaskan. Bolak-balik ke pengungsian merupakan salah satu kegiatan rutin melelahkan yang dilakukan.

Kemunduran ekonomi akibat lahan pertanian yang ditimbun debu, telah cukup lama memiskinkan mereka.

Yang disesalkan, tidak ada perhatian lebih dari pemerintah dalam menanggapi permasalahan yang mendera masyarakat lingkar Sinabung selama lima tahun belakangan.

Solusi yang diwacanakan tampaknya hanya sebagai lips service kepada masyarakat korban bencana Sinabung.

"Saat ini kami berpasrah saja kepada Tuhan, Bang. Di balik ini semua, mungkin Tuhan punya rencana lebih baik. Kalau soal hari ini katanya hari kemerdekaan, saat ini kami merasa belum merdeka. Kondisi kami saat ini sedang dijajah oleh rasa ketidakpedulian dan sikap acuh tak acuh pemerintah yang seolah menelantarkan kami."
(zik)
Berita Terkait
Pemerintah Pusat Didesak...
Pemerintah Pusat Didesak Cepat Tangani Dampak Erupsi Sinabung
Gunung Sinabung Erupsi,...
Gunung Sinabung Erupsi, Maskapai Penerbangan Diminta Semakin Waspada
Sinabung Erupsi, Bagaimana...
Sinabung Erupsi, Bagaimana Dampaknya ke Penerbangan?
Sinabung Terus Erupsi,...
Sinabung Terus Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Erupsi Sore Hari, Abu...
Erupsi Sore Hari, Abu Vulkanik Gunung Sinabung Berbentuk Siluet dengan Ketinggian 2.000 Meter
Gunung Sinabung Kembali...
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Capai 1 Km
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
32 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
47 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
50 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved