Risma Ingin Rehat Sejenak

Kamis, 06 Agustus 2015 - 08:36 WIB
Risma Ingin Rehat Sejenak
Risma Ingin Rehat Sejenak
A A A
SURABAYA - Setelah tidak menjabat lagi sebagai Wali Kota Surabaya pada 28 September 2015, Tri Rismaharini telah mempersiapkan diri bekerja di swasta. Sayangnya, orang nomor satu di Surabaya itu enggan menjelaskan sektor swasta yang dimaksud.

Risma, panggilan Tri Rismaharini, saat ditemuidiruangkerjanya di balai kota kemarin mengatakan, gagalnya Pilkada Surabaya 2015 merupakan kehendak Tuhan. Dia menilai Tuhan mengatur yang lebih baik. Soal apakah akan maju kembali pada Pilkada Surabaya 2017 maupun Pilkada Jatim, lagi-lagi mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini enggan buka mulut.

”Kalau saya kerja di swasta, nanti di wilayah mana saya tidak tahu. Di Surabaya atau tidak, saya tidak tahu. Bisa saja tiba-tiba saya ada di Amerika, kan gak tahu juga,” katanya. Terkait pejabat pelaksana tugas (Plt) yang bakal dipilih Gubernur Jawa Timur (Jatim) nantinya, Risma berharap bisa mengurusi semua bidang yang masih menjadi pekerjaan rumahnya.

Plt maupun bakal wali kota Surabaya berikutnya juga diharapkan demikian. ”Semua bidang harus bisa karena bupati atau wali kota itu berhadapan langsung dengan masyarakat. Enggak bisa kalau cuma satu sektor yang difokuskan, enggak ada gunanya. Menjadi kepala daerah itu memang berat,” tuturnya.

Sebelum masa jabatannya berakhir, perempuanasalKediri ini akan menyelesaikan sejumlah proyek prestisius yang hingga kini masih belum tuntas, utamanya soal perizinan. ”Yang jelas saya harus menyelesaikan izin-izin proyek transportasi trem, proyek jalan lingkar luar timur (JLLT) dan jalan lingkar luar barat (JLLB), serta proyek jembatan seperti Kenjeran, jembatan di Gunungsari, jembatan di Jalan Ratna,” pungkasnya.

Soal rencana menjadi dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Risma mengatakan, saat ini tidak bisa menjadidosentetapkarenasudah tidak berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS). ”Kalau saat itu saya masih PNS, ya bisa jadi dosen tetap, tapi kalau sekarang tidak bisa. Tetapi, mungkin dosen panggilan,” ujarnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya sebelumnya menyatakan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Dae-rah (Pilkada) Surabaya 2015 resmi ditunda hingga 2017 karena hanya diikuti satu pasangan calon wali kota dan wa-kil wali kota, yakni Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana.

”KPU menunggu hingga pukul 23.59 WIB pada Senin (3/8), tetapi pasangan bakal cawali dan cawawali Surabaya Dhimam Abror dan Haries Purwoko sebagai penantang petahana tidak hadir ke KPU untuk melengkapi berkas persyaratannya,” kata Ketua KPU Surabaya Robian Arifin.

Lukman hakim
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
16 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
55 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
10 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved