Sterilisasi Altar Ditolak Pedagang

Kamis, 30 Juli 2015 - 09:05 WIB
Sterilisasi Altar Ditolak...
Sterilisasi Altar Ditolak Pedagang
A A A
YOGYAKARTA - Sterilisasi kawasan Alun-alun Utara (Altar) dari kegiatan PKL dan parkir yang dimulai kemarin tak berjalan mulus. Sterilisasi yang melibatkan ratusan aparat gabungan itu terhambat setelah mendapat penolakan dari para pedagang dan juru parkir di kawasan tersebut.

Totok Haryono, Koordinator Pelaku Ekonomi dan Wisata Alun-alun Utara (Peta Altar) mengatakan, revitalisasi kawasan Altar tidak dilakukan secara merata. Tempat yang disediakan untuk menampung pedagang di kawasan tersebut hanya separuh dari jumlah pedagang yang ada.

“Di sekitar alun-alun hanya disediakan 204 tempat saja, padahal jumlah pedagang lebih dari 400 orang. Belum di tempat lain. Karena itu kami keberatan akses di sini dibongkar,” ucap Totok, kemarin. Para pedagang, kata Totok, berharap sore hari lokasi itu bisa digunakan untuk parkir bus.

Atau pengunjung bisa menghabiskan waktu sore hari di kawasan itu. Menurutnya, para pedagang paham betul jadwal wisata di kawasan Yogyakarta. Di mana, setelah pagi dan siang hari berkeliling maka sore harinya tetap kembali ke Altar.

“Larangan untuk parkir bus juga jadi masalah. Wisata tidak hanya wisata sejarah di Keraton, tapi juga religi dan itu adanya di masjid. Belum lagi tiap Jumat, di masjid ada pengajian dan siang harinya Jumatan. Tidak ada lagi lokasi parkir untuk kendaraan jamaah,” ucapnya. Perwakilan Peta Altar lainnya, Praptono menuding persoalan itu muncul karena Danais.

Danais, menurutnya, justru membuat masyarakat kecil kesulitan mencari nafkah. Padahal, keberadaan Danais ini seharusnya untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan anggaran yang bernomenklatur insentif otonomi khusus tersebut, Altar yang selama ini bisa menjadi tempat mereka untuk mencari nafkah malah menjadi kawasan eksklusif.

PKL dan juru parkir yang biasanya mencari uang dari wisatawan pengunjung Keraton harus gigit jari. Penataan Altar ini sudah dimulai sejak November 2014 silam. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP dan ESDM) DIY menyedot Danais lebih dari Rp3 miliar untuk membiayaipembuatan resapan di halaman keraton tersebut.

Juga, renovasi kandang macan yang menjadi tempat untuk PKL di Altar berjualan yang mencapai Rp1,3 miliar. Dinas PUP dan ESDM juga menganggarkan Rp1,8 miliar untuk gerobak 90 PKL yang selama ini berjualan di atas Altar. Praptono menyebut, pihaknya sudah berkirim surat untuk mediasi ke DPRD baik DPRD tingkat I maupun tingkat II.

Mereka ingin mediasi dan dipertemukan dengan dinas terkait untuk mencari solusi atas persoalan yang timbul menyusul adanya revitalisasi di kawasan tersebut. Asek II Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan, kegiatan yang dilakukan mulai Rabu hingga sepekan ke depan adalah operasi terpadu cipta kondisi penataan kawasan Altar.

Kegiatan itu merupakan bagian dari perintah gubernur yang mencakup dua hal yakni, sterilisasi Altar dari kegiatan PKL dan sterilisasi dari parkir kendaraan bermotor.

Sodik
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
1 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
3 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
3 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
5 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
5 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
5 jam yang lalu
Infografis
Putusan Sela: Eksepsi...
Putusan Sela: Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak Seluruhnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved