Stok Pengusaha Indonesia Masih Minim

Senin, 06 Juli 2015 - 10:49 WIB
Stok Pengusaha Indonesia...
Stok Pengusaha Indonesia Masih Minim
A A A
JOMBANG - Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk membangun perekonomian. Sebab pengusaha akan membuka lapangan pekerjaan.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan bonus demografi berupa usia produktif yang melimpah harus diimbangi dengan tersedianya pekerjaan. Di sisi lain, Indonesia masih tertinggal dalam bidang pendidikan.

”Kita perlu ketahui saat ini baru sekitar 9% penduduk Indonesia yang memiliki latar belakang perguruan tinggi. Kita masih kurang dalam pendidikan,” ungkap HT saat memberikan kuliah umum di Universitas Hasyim Ashari, Jombang, kemarin. Seperti diketahui, jumlah pengusaha Indonesia baru sekitar 1,6% dari jumlah penduduk yang sebesar 250 juta jiwa.

Angka tersebut jauh tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya. Sebagai gambaran, Singapura sekitar 7%, Malaysia 5%, dan Thailand 3%. HT menuturkan salah satu kontribusi pengusaha kepada negara adalah pajak. Apalagi sekitar 70% penerimaan negara berasal dari pajak. ”Mayoritas dana pembangunan itu dari pajak,” ungkapnya.

HT melanjutkan, saat ini pun masih banyak yang menganggur. Apalagi yang pendidikannya di bawah perguruan tinggi. Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) Indonesia masih rendah. Dari 182 negara di dunia, Indonesia berada di urutan ke- 111. DikawasanASEAN, Indonesia berada di urutan keenam dari 10 negara ASEAN. Di bawah Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Laporan United Nations Development Programme (UNDP) pada 2014 menyebutkan bahwa rata-rata lama sekolah penduduk Indonesia hanya 7,5 tahun. Capaian ini jauh di bawah sejumlah negara ASEAN. Rata-rata lama sekolah di Singapura 10,2 tahun, Malaysia 9,5 tahun, Filipina 8,9 tahun, dan Brunei 8,7 tahun. Lebih lanjut CEO MNC Group itu mengungkapkan pengusaha di Indonesia memiliki potensi untuk berkembang. Sebab negara ini memiliki berbagai potensi yang luar biasa.

Sumber daya alam melimpah, tanah subur, ada berbagai jenis mineral dan jumlah SDM yang besar. Namun potensi tersebut belum dikelola dengan baik. ”Menjadi pengusaha bukan hanya membantu bangsa dan negara memberikan lapangan kerja ataupun meningkatkan penerimaan pajak, melainkan juga memberi hasil yang menjanjikan,” kata HT.

Kuliah umum tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dilakukan HT. Kota Santri, Jombang, di Jawa Timur mengawali gelaran tersebut. Sebelumnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, HT bertemu dengan Nyai Farida Salahuddin Wahid, istri Salahuddin Wahid yang merupakan pengasuh Ponpes Tebuireng. Dalam safari ini HT juga bersilaturahmi ke Ponpes Bayt al- Hikmah di Pasuruan, buka puasa bersama di Masjid Cheng Hoo, serta meninjau pameran UMKM dan batu akik di Jatim Expo .

Rencananya HT akan melanjutkan Safari Ramadan di Jawa Tengah dan Jawa Barat pada pekan ini. Dia didampingi Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Bidang Organisasi Syafril Nasution, dan sejumlah pengurus DPP Partai Perindo lainnya.

Tritus julan /
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
9 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved