Polisi Buru Pemasok Mercon di Bantul

Sabtu, 27 Juni 2015 - 10:11 WIB
Polisi Buru Pemasok...
Polisi Buru Pemasok Mercon di Bantul
A A A
BANTUL - Polsek Bantul terus memburu pemasok petasan yang banyak beredar di wilayah Bantul. Peredaran petasan saat Ramadan meningkat meski polisi gencar melakukan razia.

Kapolsek Bantul, Komisaris Polisi (Kompol) Fajar Pamuji mengatakan, pihaknya gencar melakukan razia untuk meminimalisasi peredaran petasan. Dalam razia yang digelar Kamis (25/6) malam dan Jumat (26/6) pagi misalnya, aparat gabungan Polsek Bantul berhasil menyita ribuan petasan berbagai jenis. Kini aparat Polsek dan Polres Bantul tengah memburu pemasok mercon ke wilayah Bantul.

"Sasaran razia ini petasan yang memiliki daya ledak cukup mengganggu ketenangan warga masyarakat. Serta peredaran minuman miras," ujar Fajar Pamuji, kemarin. Sebagai tindak lanjut dari perintah kapolda, razia ini juga merupakan respons dari keluhan warga masyarakat. Banyak keluhan masyarakat yang merasa terganggu ledakan petasan ketika beribadah. Sehingga pihaknya wajib memberi rasa nyaman kepada umat muslim untuk beribadah dengan menggelar razia.

Dalam razia yang mereka gelar, tidak hanya menyasar para pedagang mercon, tetapi juga para pembeli. Beberapa titik yang disasar adalah wilayah yang sering ditemui pedagang petasan atau kembang api serta wilayah yang dijadikan lokasi untuk menyalakan mercon. "Kami menyasar depan Pasar Bantul, jalan Wahidin Sudiro Husodo dan Ring Road Manding," ujarnya. Kepada pedagang yang kedapatan menjualnya, pihak Polsek memberikan teguran dan pembinaan.

Sementara jika ada warga, biasanya anak-anak dan remaja yang kedapatan tengah menyalakan mercon akan diangkut ke Mapolsek dan orang tuanya dipanggil dalam rangka pembinaan. Kepala Unit (Panit) Intel Polsek Bantul Inspektur Dua (Ipda) Gunawan mengungkapkan, dalam razia yang digelar selama dua kali ini pihak Polsek menyita ribuan mercon dan kembang api. Mercon Lombok, kembang api New Happy Flower, kembang api Sky Crisuer, kembang api Ground Blom, kembang api Bang-bang, kembang api tikus, mercon rakitan ukuran besar, dan beberapa jenis lainnya. “Kami sita semua dari beberapa orang pedagang,” ujarnya.

Gunawan mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah memburu pemasok barang-barang tersebut. Pihaknya sudah mengantongi identitas dari pemasok barang tersebut dan kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Bantul. Berdasarkan keterangan dari beberapa pedagang pemasoknya tak lain dari warga Bantul sendiri. “Akan tetapi barangnya dari daerah mana, itu yang masih kami selidiki,” ungkapnya.

Erfanto linangkung
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved