Pemilik Tanah Blokade Ring Road Barat

Rabu, 24 Juni 2015 - 08:25 WIB
Pemilik Tanah Blokade...
Pemilik Tanah Blokade Ring Road Barat
A A A
BANGKALAN - Akses jalan kembar di ring road barat, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, ditutup paksa pemilik tanah. Penutupan dilakukan dengan meletakkan tumpukan galian C.

Penutupan akses ring road barat praktis membuat lalu lintas dari permukiman warga menuju kawasan kota terganggu. Tidak hanya menumpuk galian C, warga juga memasang beberapa spanduk bertuliskan kecaman terhadap Pemkab Bangkalan.

Para pemilik lahan tersebut sengaja memblokade ring road sebagai protes sekaligus tuntutan mengenai ganti rugi. Hingga kini pemilik lahan dan Pemkab Bangkalan belum sepakat soal nilai ganti rugi yang pas. Padahal, tanah mereka sudah menjadi jalan. Haji Yasin Marsely, salah satu warga, menyatakan, penutupan jalan tersebut dilakukan atas dasar kesepakatan dengan beberapa pemilik tanah lain.

Warga pemilik lahan merasa sejauh ini belum ada pernyataan yang jelas dari Pemkab Bangkalan mengenai besaran ganti rugi dan kapan akan dibayarkan. “Tidak ada kesepakatan terkait harga, tiba-tiba sudah dibangun dan belum dibayar pula. Makanya kami tutup paksa,” ujar Yasin. Yasin menjelaskan, penutupan paksa dengan menumpuk galian C itu sangat beralasan.

Apalagi, tanah miliknya yang sudah disulap menjadi jalan luasnya 4.000 meter persegi. Tanah milik warga lain pun dicaplok semena-mena tanpa penjelasan pemerintah. Dia menilai tindakan pemerintah sama dengan merampok tanah rakyat. “Penutupan ini kami lakukan hingga ada kejelasan lebih lanjut dari Pemkab. Kalau tidak, tetap kami tutup seperti ini,” urai Yasin. Mengenai adanya proses konsinyasi di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan, Yasin mengatakan bahwa hal itu ternyata bohong belaka.

Dia dan beberapa warga pemilik lahan sempat menanyakan ke PN Bangkalan soal dana pembayaran tanah yang dititipkan Pemkab. Namun, pihak PN Bangkalan menyatakan bahwa tidak pernah ada uang titipan untuk urusan ganti rugi tanah ring road barat. Penjelasan PN Bangkalan itu, menurut Yasin, menunjukkan bahwa Pemkab Bangkalan memang tidak siap dan hanya menjadikan proses konsinyasi sebagai “pelarian” atas tanggung jawab membayar tanah warga.

“Semestinya uang itu ada kalau melalui proses konsinyasi dan sudah disiapkan, berarti itu akal-akalan saja,” tandasnya. Namun, Wakil Bupati Bangkalan Mondir A Rofii tetap mengatakan bahwa urusan ganti rugi tanah yang terpakai untuk proyek ring road barat telah dikonsinyasikan ke PN Bangkalan.

Dia mengelak disebut Pemkab main serobot lahan demi proyek pembangunan jalan. “Semua sudah sesuai dengan aturan, jadi aparat keamanan harus bergerak dalam menangani kasus penutupan jalan kembar olehpemiliklahanitu,” pintanya.

Subairi
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved