Pewarna Makanan Buatan Ditemukan

Sabtu, 20 Juni 2015 - 11:31 WIB
Pewarna Makanan Buatan...
Pewarna Makanan Buatan Ditemukan
A A A
SLEMAN - Pemkab Sleman bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY kembali menemukan makanan yang mengandung zat warna sintesis di Pasar Balangan, Minggir, Sleman. Zat makanan ini sangat berbahaya bagi tubuh.

Beberapa makanan yang ditemukan mengandung zat berbahaya itu di antaranya tahu isi, kue bolu, kue makanan kecil, dan lempeng singkong, yang mengandung zat pewarna sintesis. Selain itu, juga menemukan makanan hampir mendekati kadaluwarsa. Kurangnya pemahaman pedagang terhadap produk makanan ditengarai menjadi penyebab. Indikasinya bahan-bahan makanan itu kebanyakan berasal dari luar Sleman atau DIY.

Kepala Dinas Pasar Sleman Tri Endah Yitnani mengatakan, pantauan barang tersebut selain mengetahui kondisi barang di pasar sekaligus melindungi konsumen dari barang tidak layak untuk dikonsumsi. “Ini juga merupakan operasi rutin tiap tiga bulan sekali,” ungkap Tri Endah Yitnani di sela-sela kegiatan tersebut.

Tri Endah Yitnani mengatakan, sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut langsung meminta pedagang membuat surat penyataan tidak akan menjajakan dagangnya lagi. Jika dalam pemantauan mereka masih mengulangi lagi, akan diberikan surat peringatan pertama.

Kemudian saat pemantauan berikutnya tetap menjajakan makanan mengandung zat berbahaya, akan diberikan surat peringatan kedua termasuk mencabut izin berdagang. “Tindakan tegas ini harus kami lakukan, sebab kebanyakan pedagang yang menjual makanan mengandung zat berbahaya itu sudah mengetahui tentang kondisi barangnya,” ujarnya.

Terpisah, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman memastikan kondisi makanan yang dijual di terminal, bandara, dan stasiun, memeriksakan makanan di Terminal Jombor. Untuk kepentingan ini, petugas mengambil beberapa sampel makanan basah dan kering yang dijual di terminal itu.

“Pemeriksaan ini mengantisipasi makanan yang mengandung zat-zat berbahaya atau tercemar,” kata Staf Survailens BBTKLPP Mohammad Tarmidzi saat pemeriksaan makanan di Terminal Jombor, Sleman, kemarin.

Kepala Seksi (Kasi) Farmasi dan Makanan Minuman Dinkes Sleman Gunanto menambahkan, hasil pemeriksaan dari sampel makanan itu membutuhkan waktu dua Minggu sehingga belum bisa memberikan keterangan untuk hasilnya. “Jika nanti dari sampel makanan itu mengandung zat berbahaya, akan ada pembinaan kepada pedagang yang bersangkutan,” katanya.

Pedagang warung makan di Tterminal Jombor, Suwarni, mengaku petugas mengambil beberapa makanan yang ada di warungnya untuk diuji lab. Makanan yang diambil, seperti nasi, bakmi, telur goreng, tahu, ampela hati, bandeng, dan kerupuk. “Saya tidak khawatir karena bahan makanannya aman sehingga lolos uji pemeriksaan,” katanya.

Priyo setyawan
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
14 menit yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
13 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
14 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
14 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
15 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
15 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved