Lima Galian C Ilegal Kembali Ditutup Paksa

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:06 WIB
Lima Galian C Ilegal...
Lima Galian C Ilegal Kembali Ditutup Paksa
A A A
SUBANG - Satpol PP Kabupaten Subang kembali menutup paksa lima galian C ilegal, yang tersebar di dua kecamatan, yakni Jalancagak dan Dawuan, kemarin.

Kelima galian C ilegal yang terdiri dari empat tambang pasir dan satu tambang batu tersebut, masing-masing milik HM Darya berlokasi di Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, berupa tambang pasir; dan milik Maman Sudirman berlokasi di Desa Tambakmekar, Keca matan Jalancagak, berupa tambang batu.

Selanjutnya, tiga tambang pasir di Kecamatan Dawuan, yak ni milik Udin (Agus) berlokasi di Blok Tanjung Desa Jambelaer, milik Sukamto Zoro (Agus Efendi) di Desa Dawuan dan milik H Dodo (H Maman) di Desa Jambelaer. “Kelima galian ini, semuanya bodong, nggak punya izin. Sesuai ketentuan, mereka harus ditutup paksa,”tegas Penyidik PNS Satpol PP Subang, Dadeng Supriatna, kepada KORAN SINDO kemarin.

Dia mengaku, sudah membe rikan teguran sebanyak tiga kali kepada pengelola limagalian tersebut, namun tidak digubris. Selanjutnya, pihaknya segera memanggil para pengelola (pemilik) galian itu untuk men jalani pemeriksaan. Pascapenutupan paksa ini, para pemilik galian masih di berikan kesempatan untuk mengurus prosedur perizinan ke instansi terkait.

“Sebelum mengantongi IUP (izin usaha pertambangan) dan IPR (izin pertambangan rakyat), mereka dilarang menjalankan aktivitas penambangannya. Intinya, nggak boleh ada kegiatan apapun di lokasi penambangan,”papar Dadeng. Kepala Satpol PP Subang Asep Setia Permana menyebutkan, sebelumnya pihaknya telah menutup paksa sembilan galian C bodong, tujuh di antaranya beroperasi di Kecamatan Kasomalang.

Ketujuh galian yang terdiri da ri tambang batu belah dan pasir tersebut, masing-masing milik Agus Ruyanto (PT JZ Pro) di Desa Cimanglid, Hj Ratna di Desa Kasomalangkulon, Dadang Subagio dan Syarief. Selanjutnya tambang milik H Sarno, Yanto serta Asep di Desa Cimanglid. Kemudian dua tambang pasir, masing-masing milik Kabul Effendi di Desa Sadawarna Kecamatan Cibogo dan galian C di Kampung Babakan Conto Kecamatan Subang.

“Hingga kini, kami telah menutup sebanyak 14 dari total 18 galian C ilegal yang berada di Subang. Sisanya, pasti segera kami tutup,”papar Asep. Dia memastikan, belasan tam bang tersebut melanggar Perda Nomor 1/2014 tentang Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan, teru tama Pasal 17 yang mengatur izin usaha pertambangan (IUP) dan izin pertambangan rakyat (IPR).

Usep husaeni
(ftr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved