Polisi Amankan Ratusan Motor Hasil Begal

Senin, 15 Juni 2015 - 09:09 WIB
Polisi Amankan Ratusan...
Polisi Amankan Ratusan Motor Hasil Begal
A A A
MALANG - Aparat Polres Malang berhasil mengamankan ratusan sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Ratusan motor ini didapatkan di dua lokasi penampungan, yakni di kawasan Dampit dan Wajak, Kabupaten Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan, sebagian motor itu diduga berasal dari pelaku begal. Dia mengatakan, awalnya polisi menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Dampit milik Tongan Napitulu (TN). Dari rumah ini berhasil diamankan 86 unit sepeda motor lengkap dengan STNK. ”Semua kendaraan ini kondisinya masih bagus, lengkap dengan STNK,” ujarnya, Minggu (14/6).

Pada saat yang sama, tim buseryangdipimpinKabagOpsPolres Malang, Kompol Decky Hermansyah, berhasil mengamankan lagi sedikitnya 200 unit sepeda motor di tangan seorang pria bernama Daud (DD).

Ratusan motor ini disimpan di beberapa tempat seperti gudang, dapur, ruangtamu, danterasrumahDD. Bahkan saking banyaknya, sebagian sepeda motor ini ada yang dititipkan di rumah tetangga. ”Saat ini barang buktinya kami amankan di Polres Malang. Kami akan bekerja sama dengan sat lantas untuk mengecek status kendaraan ini apakah hasil kejahatan atau bukan,”ujarnya.

Kabag Ops Kompol Decky Hermansyah mengatakan, penangkapan TN dan barang buktinya merupakan hasil pengembangan pengungkapan kasus curanmor. Adapun kronologisnya penangkapan terbesar ini adalah kali pertama polisi menggerebek rumah TN. Saat digerebek, TN sedang berada di rumah.

Dia tidak menduga akan didatangi puluhan aparat ini. Polisi sempat menanyakan asal usul sepeda motor yang disimpan di rumahnya. Karena diragukan, polisi kemudian mengangkut puluhan motor ini menggunakan sebelas kendaraan truk ke Mapolres Malang. Polisi belum menetapkan TN sebagai tersangka lantaran masih menunggu kuasa hukum untuk mendampingi TN.

”Statusnya masih sebagai saksi,” ucap Wahyu Hidayat. Sumariyanto, Ketua RW 11, mengatakan, DD adalah warga pendatang. DD baru sekitar lima tahun ini pindah di Kampung Tengah, Jalan Semeru, Wajak. Sebelumnya, DD membuka pegadaian di depan Balai Desa Wajak, kemudian pindah ke wilayah Desa Blayu, dan terakhir pindah ke Jalan Semeru Wajak.

”Kalau aktivitas di dalamnya saya tidak tahu. Termasuk apakah motor yang diamankan hasil kejahatan, warga sekitar tidak tahu. Kami tahunya hanya membuka usaha bisnis pegadaian. Setiap harinya memang ada saja orang yang datang menggadaikan motor,” ujar Sumariyanto.

Yosef naiboe
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
18 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
35 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
44 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved