Keluarga Berharap Bantuan Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2015 - 08:49 WIB
Keluarga Berharap Bantuan...
Keluarga Berharap Bantuan Pemerintah
A A A
MALANG - Keluarga Wiji Astuti, 33, tenaga kerja Indonesia yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan di Hong Kong, berharap jenazahnya bisa dipulangkan ke Malang. Sulistiyo, kakak sulung korban mengatakan, pihak keluarga sangat berharap bantuan pemerintah guna memulangkan jenazah adiknya ke Tanah Air.

Keluarga berniat menguburkan jenazah almarhumah di kampung halamannya. ”Kami hanya bisa pasrah agar pemerintah membantu biaya untuk memulangkan jenazah Wiji Asuti,” kata Sulistiyo di Wonokerto, kemarin. Menurutdia, sejakmenerima kabar duka itu dari aparat desa setempat, Senin lalu, pihak keluarga tidak bisa berbuat apaapa. Apalagi sejak bekerja di Hong Kong, korban tidak pernah mengirim uang kepada keluarga.

Supardi, ayah korban mengatakan, Wiji berangkat ke Hong Kong pada Maret 2005. Dia nekat menjadi tenaga kerja Indonesia karena faktor ekonomi dan berniat memperbaiki ekonomi keluarga. Bermodal tekad itu almarhumah meninggalkan putrinya, Rahayu Puteri, yang baru berusia tujuh tahun. Sejak kepergian Wiji, Rahayu Puteri, 11, yang kini duduk di bangku kelas V SD Wonokerto diasuh neneknya, setelah ayahnya, Supaat, meninggal dunia.

Namun, sejak tinggal di Hong Kong, Wiji tidak pernah kirim uang untuk anaknya dan keluarga. Selain itu, perempuan kelahiran Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada tahun 1981 itu jarang memberi kabar kepada keluarga. Seperti dituturkan Supardi, dia menerima kabar terakhir dari anaknya pada November 2014 lalu.

Korban sempat memberitahukan kepada keluarga untuk pulang. ”Sampai sekarang tidak pernah pulang,” kata Supardi. Asma’i, perangkat Desa Wonokerto menuturkan, pihaknya sementara berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu biaya pemulangan jenazah Wiji. Menurut Asma’I, banyak warga Wonokerto yang memilih bekerja di luar negeri.

Tiga negara yang menjadi tujuan pencari kerja asal Malang antara lain Hong Kong, Singapura, dan Taiwan. Bahkan, adik Wiji Astuti, Rinda Lestari, kini juga bekerja di Taiwan. Putri bungsu pasangan Supardi dan Sumiyati itu sudah lama bekerja di luar negeri.

Informasi yang diperoleh, Rinda pernah bekerja di Singapura selama tiga tahun, di Hong Kong selama satu tahun, dan Taiwan. Keberangkatannya ke Taiwan saat ini merupakan kali kedua. Dia baru berangkat lagi pada Desember 2014 lalu.

Yosef naiobe
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
17 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
22 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
28 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
39 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
48 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved