KAI Tinjau Kesiapan Angkutan Lebaran

Kamis, 11 Juni 2015 - 08:48 WIB
KAI Tinjau Kesiapan...
KAI Tinjau Kesiapan Angkutan Lebaran
A A A
BOJONEGORO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mempersiapkan angkutan Lebaran 2015. Para petinggi PT KAI meninjau kesiapan sarana maupun prasarana perkeretaapian di sepanjang jalur utara dan jalur selatan Jawa selama dua hari terakhir.

Selain jajaran manajemen pusat PT KAI, inspeksi juga diikuti Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. “Tujuannya mengecek kesiapan masing-masing Daop terhadap persiapan angkutan Lebaran, khususnya dalam hal keselamatan. Semuanya harus mengutamakan keselamatan,” ujar Kepala Daerah Operasi (Daop) IV Sucipto Susilo Hadi di Stasiun Besar Bojonegoro, kemarin.

Sucipto mengatakan, dari hasil inspeksi tersebut yang paling diwaspadai adalah anomalicuacayangbisamengakibatkan tanah merekah, sehingga bisa mengakibatkan rel kereta api ambles. Sepeti di kawasan Semarang. Di Semarang sudah empat hari hujan deras pada malam hari, sementara pada siang hari cuaca sangat panas.

“Posisi siang hari panas dan malam hujan ini menyebabkan karakter tanahnya merekah, ditakutkan ambles sehingga harus dilakukan pengecekan ekstra,” ujarnya. Selain tanah merekah, di wilayah Daop IV juga diantisipasi adanya banjir. Perlintasan rel kereta api yang sering banjir antara Semarang Tawang sampai Gambringan. Sementara, kata dia, jalur kereta api yang rawan longsor tidak ada.

“Tapi petugas pemeriksa jalan agar ekstra mengecek yang biasanya dilakukan sekali sekarang dua kali,” kata Sucipto. Daop IV punya 10 destinasi mulai Stasiun Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Trombo, Randu Blatung, Cepu, dan Bojonegoro. Saat ini di sepanjang jalur utara juga telah dioperasikan jalur ganda.

Setiap hari rata-rata kereta api, baik penumpang dan barang yang melintas di jalur utara ini sekitar 60. Sebagian besar merupakan kereta api barang. Rata-rata setiap seperempat jam kini ada kereta api yang melintas. Namun masih banyak perlintasan yang belum berpalang pintu sehingga rawan memicu terjadinya kecelakaan.

Muhammad roqib
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
3 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved