Waspadai Orang Tanpa Gejala! Mungkin Kerabat, Teman atau Pasangan Anda

Selasa, 07 April 2020 - 07:46 WIB
Waspadai Orang Tanpa...
Menurut Kadinkes Sulsel, pola penyebaran virus tidak ada lagi imported transmission. Penyebaran sudah melalui dengan pasangan, kerabat, teman. Foto : Ilustrasi/Istimewa
A A A
Jumlah kasus terdampak virus korona atau covid-19 kembali meningkat. Khusus pasien positif bertambah sebanyak 30 kasus menjadi total 112 orang per tanggal 6 April 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari mengemukakan, kasus orang dalam pemantauan (ODP) yang kenaikannya cukup signifikan. Hal ini menandakan bahwa pola penyeberan virus melalui local transmission semakin meluas.

"Jumlah ODP kita semakin bertanbah. Ini menandakan bagaimana dengan bertambahnya, tentu positif bahwa ODP juga bertambah, menandakan bahwa masih ada yang memberikan gejala-gejala seperti Makassar sudah local transmission," tutur Ichsan saat konferensi pers, semalam.

Data pantaun di portal Covid-19 per tanggal 6 April 2020 pukul 18.06 WITA, tercatat peningkatan ODP menjadi sebanyak 2.308. Padahal sehari sebelumnya 2.166 orang. Lalu PDP totalnya 282 orang, dengan rincian 250 masih dirawat, 21 sehat, dan 11 meninggal.

Sementara kasus positif di Sulsel disebutkan Ichsan bertambah 30 pasien. Tambahan ini tersebar di Makassar 15 orang, Sidrap 7, Gowa 2, Maros 3, lalu Pangkep, Luwu dan Takalar masing-masing 1 orang. Dengan peningkatan ini, total pasien positif menjadi 112 orang, dengan rincian 82 dirawat, 21 sembuh, dan 9 meninggal.

"Saya bisa sampaikan dari tambahan 30 ini. Ada 15 Makassar dengan kontak histori local transmission. Jadi (pola penyebaran virus) tidak ada lagi imported transmission. Penyebaran sudah melalui dengan pasangan, kerabat, teman," paparnya.

Kondisi ini dikatakan Ichsan patut diwaspadai masyarakat. Apalagi pola penyebarannya sudah masuk dalam lingkungan sosial yang lebih kecil. Kota Makassar contohnya, salah satu wilayah di Sulsel yang memiliki kasus terbanyak yang warganya terdampak Covid-19.

"Jadi terkait tentang local transmission data kita menunjukkan infeksi sudah terjadi bagi pasangan dan istri. Itu salah satu indikator bahwa sebenarnya tetap di rumah tidak cukup," ujar Ichsan.

Kondisi ini bisa saja diperparah dengan munculnya kasus orang tanpa gejala (OTG). Dalam artian, orang yang tidak terdeteksi memiliki gejala Covid-19, namun sebenarnya bisa saja menjadi carrier atau yang menularkan virus ke orang lain. Kasus OTG inipun dikatakan Ichsan terjadi di Sulsel.

"Kalau seperti di Makassar analisis kami, OTG pasti akan banyak seperti local transmission. Kenapa OTG banyak? Karena setiap orang punya perbedaan imunitas dan ketahanan tubuh berbeda. Sehingga bisa saja ada orang punya virus, tapi tidak nampak sakit berat," tutur dia.

Pasien terinfeksi Covid-19 umumnya menunjukkan gejala seperti batuk, sesak, hingga demam. Kondisi ini pula yang menyebabkan seseorang masuk dalam kategori ODP. Namun beda halnya dengan status OTG. Meski sulit dideteksi karena tak ada gejapa signifikan, namun penularannya sedini mungkin bisa dicegah.

Di dalam rumah pun, kata Ichsan, antar keluarga harus disiplin menerapkan physical distancing. Jaga jarak minimal 1 meter antar orang lain. Termasuk mengikuti imbauan dari organisasi kesehatan dunia (WHO) agar membiasakan diri menggunakan masker, termasuk masker kain.

"Masker yang diimbau menggunakan kain pun tidak apa. Tujuannya, agar orang yang OTG yang kita tidak tahu siapa, tapi kita himbau semua orang pakai masker, sehingga orang yang OTG pun juga misalnya droplet infection-nya seandainya dia batuk, tidak keluar kemana-mana, tapi melengket di masker," tukas dia.

Ichsan berharap, phsyical distancing dan social distancing dimaksimalkan. Taat untuk tidak keluar rumah jika tidak mendesak. Penyebaran virus ini harus dimulai dari lingkungan keluarga. Dia menegaskan, tiap orang yang tidak patuh dengan imbauan itu, turut bertanggung jawab demgan peningkatan kasus terinfeksi Covid-19.

"Kalaupun di dalan rumah, jaga jarak minimal 1 meter ke anak-anaknya atau orang tuanya. Ini perlu kami sampaikan juga terutama orang tua, ya. Kita harus jaga orang tua kita. Karena sebagian besar, salah satu faktor resiko kematian virus itu karena usia lanjut. Kita tahu, usia lanjut itu mulai banyak faktor penyakit dalam dirinya. Tentu kalau kena virus, memperberat kondisinya," imbuhnya.

Sementara Ichsan kembali menambahkan, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih menjadi kajian di Sulsel. Meski kasus terinfeksi Covid-19 bertambah, namun penerapannya masih dipertimbangkan. Di Sulsel, di beberapa daerah masih menberlakukan karantina wilayah terbatas dengan pendekatan tingkat kelurahan hingga RT/RW.

"Tidak menjadi penting sebenarnya mendorong cepat PSBB ini, tapi harus mendorong masyarakat untuk patuh dan disiplin (menerapkan social dan physical distancing). Masyarakat tetap di rumah. Kalau melihat jumlah local transmission ini bisa disimpulkan bahwa masih ada masyarakat tidak patuh," tegasnya.

Di tengah peningkatan kasus terinfeksi Covid-19, Sulsel turut mengalami peningkatan oasien sembuh. Sehari sebelumnya sempat dilaporkan sebanyak 19 dinyatakan sembuh, namun akhirnya kembali bertambah menjadi 22 orang.

Di luar dari itu, lanjut dia, ada laporan jika akan ada pasien sembuh menyusul berikutnya. "Baru saja 15 menit lalu kami dapat konfirm, bahwa ada dua pasien sembuh dari hasil laboratorium. Insya allah besok ada dua juga," pungkasnya.
(sss)
Berita Terkait
Angka Reproduksi Virus...
Angka Reproduksi Virus Corona di Sulsel Kian Rendah Sampai 0.95
Tiga Kabupaten di Sulsel...
Tiga Kabupaten di Sulsel Ini Masih Aman dari Virus Corona
15 Ribu Alat Rapid Test...
15 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona Disebar ke Seluruh Sulsel
Gubernur Minta ODP dan...
Gubernur Minta ODP dan OTG di Makassar Dikarantina di Hotel
Program Wisata Covid-19,...
Program Wisata Covid-19, ODP Bakal Dikarantina di Hotel Mewah
Wabah Belum Reda, Sejumlah...
Wabah Belum Reda, Sejumlah Event Olahraga Sulsel Terganggu Akibat Corona
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
51 menit yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
1 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
1 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
2 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
4 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
4 jam yang lalu
Infografis
Ciri-Ciri dan Gejala...
Ciri-Ciri dan Gejala Cacar Monyet yang Harus Anda Waspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved