Bayi Dibuang di Genteng, Kapolresta Mojokerto: Kondisinya Membaik

Selasa, 07 April 2020 - 18:50 WIB
Bayi Dibuang di Genteng,...
Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto menjenguk bayi yang dibuang di atap rumah warga.Foto/Tritus Julan.
A A A
Kondisi kesehatan bayi yang dibuang di atap rumah warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, kini mulai membaik. Kendati demikian, bayi berjenis kelamin laki-laki itu masih harus menjalani perawatan intensif.

Hal itu disampaikan Kapolres Kota (Kapolresta) Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto. Perwira menengah polri ini memastikan, saat ini kondisi kesehatan bayi dengan berat 4 Kg itu sudah berangsur normal. Kendati sempat dilempar dari jendela kamar mandi, sesaat usai dilahirkan.

"Kondisinya Alhamdulillah sudah terus membaik. Bahkan saat ini bayi tersebut sudah dikeluarkan dari inkubator," kata Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto, usai meninjau ke RS Hasanah, Selasa (7/4/2020).

Sebelumnya, kondisi kesehatan bayi yang dibuang di atap rumah pada Jumat (3/4) malam itu memang sempat memburuk. Ia dibawa ke RS Hasanah oleh warga dalam kondisi lemas. Setelah itu, ia dilempar dari jendela rumah oleh perempuan berinisial LD yang menjadi terduga ibu kandung bayi itu sendiri. Bahkan saat ditemukan terdapat luka dibagian kepala sang bayi.

"Memang ada luka di kepala bagian belakang. Namun dari hasil rontgen oleh petugas medis dan dokter, hasilnya tidak ada masalah. Hanya luka kecil saja. Mungkin luka itu akibat benturan," terang mantan Kapolres Poso, Sulawesi Tengah itu.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua Dewan Pengawas RSI Hasanah Kota Mojokerto, Sri Mujiwati menyatakan, saat ini bayi tersebut dalam perlindungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur. Lantaran hingga bayi itu dibawa ke RS Hasanah oleh warga.

"Saat ini menjadi kewenangan LKSA. Termasuk siapa nanti yang merawat. Karena bayi itu dibawa warga ke sini (RSI Hasanah), bukan orang tuanya. Jadi statusnya bayi itu bukan milik siapa-siapa, sehingga jika ingin merawat harus melalui SOP (Standar Operasional Prosedur)," katanya.

Menurut Muji, sapaan akrabnya, hingga kini, LD terduga ibu kandung tidak mengaku jika bayi tak berdosa itu merupakan buah hatinya. Pihak keluarga LD pun juga tidak mengetahui sebelum akhirnya LD dibawa ke RS Hasanah karena kondisinya yang lemah. Sesaat setelah warga menemukan bayi tersebut di atap rumah.

"Dia (LD) tidak mengakui itu bayinya. Dia juga tidak tahu kalau sebelumnya ada bayi yang ditemukan warga dan dibawa ke RS Hasanah. Kalau pun mengakui, status bayi itu ditemukan warga. Jadi karena tidak diakui, kewenangannya ada di LKSA," tandas Muji.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto dihebohkan dengan temuan bayi di atap rumah salah seorang warga. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi selamat.

Informasi yang dihimpun, bayi tersebut ditemukan warga sekira pukul 21.05 WIB. Sepasang suami istri Prapto, 36 dan Farida, 32, dibuat kaget saat mengetahui ada bayi yang masih berlumuran darah tergeletak di atap genting rumah tetangganya.

Saat ditemukan, bayi tersebut dalam kondisi masih berlumuran darah dan dalam kondisi tanpa busana. Diperkirakan, bayi yang memiliki berat 4 Kg itu baru saja dilahirkan. Diduga bayi malang itu sengaja dibuang orang tuanya sesaat setelah dilahirkan.

Sontak, temuan bayi itu membuat warga geger. Mereka lantas melakukan penyelidikan guna mengetahui siapa orang tua pelaku pembuangan bayi tak berdosa itu. Dalam waktu singkat, warga pun berhasil menemukan ibu bayi tersebut. Diperkirakan bayi itu sengaja dibuang LD, 19.

Lantaran wanita muda itu malu memiliki bayi hasil hubungan diluar nikah. LD pun akhirnya dibawa ke rumah sakit Hasanah untuk mendapatkan perawatan medis. Sebab kondisi kesehatan LD sempat menurun usai melahirkan bayi. Sejauh ini polisi sudah memeriksa 5 orang saksi, termasuk terduga bapak kandung bayi laki-laki itu.
(msd)
Berita Terkait
Jasad Bayi Mengapung...
Jasad Bayi Mengapung di Sungai, Siapa yang Membuang?
Polres Mojokerto Kota...
Polres Mojokerto Kota Pastikan 3 Buruh Tewas Akibat Laka Kerja
2 Pengusaha Palsu Tipu...
2 Pengusaha Palsu Tipu Podusen Beras Hingga Puluhan Juta
Sadis! Adik Tikam Kakak...
Sadis! Adik Tikam Kakak Sendiri Hingga Nyaris Tewas
Dor! 3 Pelaku Curanmor...
Dor! 3 Pelaku Curanmor Sadis Tersungkur Oleh Timah Panas Polisi
Siswi SMA Pembuang Bayi...
Siswi SMA Pembuang Bayi di Mojokerto Terancam Pasal Berlapis
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved