Kehebatan Tribhuwana Tunggadewi, Raja Perempuan Majapahit yang Jago Perang
Rabu, 18 Januari 2023 - 05:28 WIB
loading...
A
A
A
Upaya Tribhuwana Wijayatunggadewi pada tahun 1331 untuk memberantas pemberontakan Sadeng dan Keta berhasil. Kedua wilayah yang bermaksud memisahkan diri dari kekuasaan Majapahit.
Dengan disertai Adityawarman dan pasukan Majapahit, Tribhuwana dapat menumpas pemberontakan Sadeng dan Keta, yang dipimpin oleh Wirota dan Wiragati. Dua ksatria tangguh dan sakti mandraguna yang pernah melindungi Dyah Wijaya atau Raden Wijaya.
Di masa pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi itu juga ekspansi Kerajaan Majapahit dimulai. Kerajaan Majapahit menjalin kerja sama dengan beberapa kerajaan di luar Pulau Jawa. Salah satunya berhubungan dengan Kerajaan Swarnabhumi, yang ada di Pulau Sumatera.
Baca: Tertidur saat Merebus Jagung, Dapur Rumah Warga di Pemalang Kebakaran.
Bahkan kedatangan Raja Swarnabhumi sang Adityawarman ke Majapahit diabadikan dengan menggunakan kapal perang berukuran besar, yang belum tertandingi. Pelukisan tentang besarnya ukuran kapal perang Swarnabhumi tersebut kiranya dimaksudkan sebagai cikal bakal adopsi teknologi dari besarnya armada laut Majapahit yang dimulai di era Tribhuwana Wijayatunggadewi.
Dengan disertai Adityawarman dan pasukan Majapahit, Tribhuwana dapat menumpas pemberontakan Sadeng dan Keta, yang dipimpin oleh Wirota dan Wiragati. Dua ksatria tangguh dan sakti mandraguna yang pernah melindungi Dyah Wijaya atau Raden Wijaya.
Di masa pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi itu juga ekspansi Kerajaan Majapahit dimulai. Kerajaan Majapahit menjalin kerja sama dengan beberapa kerajaan di luar Pulau Jawa. Salah satunya berhubungan dengan Kerajaan Swarnabhumi, yang ada di Pulau Sumatera.
Baca: Tertidur saat Merebus Jagung, Dapur Rumah Warga di Pemalang Kebakaran.
Bahkan kedatangan Raja Swarnabhumi sang Adityawarman ke Majapahit diabadikan dengan menggunakan kapal perang berukuran besar, yang belum tertandingi. Pelukisan tentang besarnya ukuran kapal perang Swarnabhumi tersebut kiranya dimaksudkan sebagai cikal bakal adopsi teknologi dari besarnya armada laut Majapahit yang dimulai di era Tribhuwana Wijayatunggadewi.
(nag)
Lihat Juga :