Waspada! Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat di Wilayah Sulut Jelang Puncak Musim Hujan
Senin, 16 Januari 2023 - 05:44 WIB
loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Sulawesi Utara mewaspadai peningkatan cuaca ekstrem menjelang puncak musim hujan. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
MANADO - Warga di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), diimbau oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mewaspadai terjadinya peningkatan cuaca esktrem menjelang musim hujan. Diperkirakan, puncak musim hujan akan terjadi pada bulan depan.
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kecamatan, Ratusan Warga Majalengka Terpaksa Mengungsi
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Molle mengatakan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi menjelang puncak musim hujan.
Kondisi-kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang, menurut dia, dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor serta pohon tumbang yang diakibatkan angin kencang. "Kita saat ini memang sementara memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi bulan Februari," ungkap Ben Molle.
Baca juga: Kisah Siasat Busuk Gajah Mada Habisi Penguasa Kerajaan untuk Kuasai Malaka
Karena itu, menurut dia, warga di wilayah Sulut, diimbau tidak terbuai dengan cuaca baik yang terjadi di awal bulan Januari tahun 2023, karena diperkirakan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang signifikan. "Peningkatan cuaca ekstrem di Sulut, diperkirakan akan semakin signifikan menjelang puncak musim hujan," ujarnya.
Dia mengatakan, BMKG memantau ada area tekanan rendah di bagian utara Sulawesi yang berpotensi menyebabkan bibit siklon, begitupun dengan adanya anomali suhu muka laut yang masih hangat serta potensinya terjadinya angin kencang.
Baca juga: Minggu Tengah Malam Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Halmahera Barat
"Kami juga berharap warga yang bermukim di daerah rawan bencana banjir, longsor ataupun bahaya pohon tumbang, tetap berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.
Kota Manado, kerap dilanda banjir di awal tahun, karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun bendungan Kuwil-Kawangkoan, yang salah satu fungsinya adalah mengendalikan banjir di daerah tersebut.
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kecamatan, Ratusan Warga Majalengka Terpaksa Mengungsi
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Molle mengatakan, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi menjelang puncak musim hujan.
Kondisi-kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang, menurut dia, dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor serta pohon tumbang yang diakibatkan angin kencang. "Kita saat ini memang sementara memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi bulan Februari," ungkap Ben Molle.
Baca juga: Kisah Siasat Busuk Gajah Mada Habisi Penguasa Kerajaan untuk Kuasai Malaka
Karena itu, menurut dia, warga di wilayah Sulut, diimbau tidak terbuai dengan cuaca baik yang terjadi di awal bulan Januari tahun 2023, karena diperkirakan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang signifikan. "Peningkatan cuaca ekstrem di Sulut, diperkirakan akan semakin signifikan menjelang puncak musim hujan," ujarnya.
Dia mengatakan, BMKG memantau ada area tekanan rendah di bagian utara Sulawesi yang berpotensi menyebabkan bibit siklon, begitupun dengan adanya anomali suhu muka laut yang masih hangat serta potensinya terjadinya angin kencang.
Baca juga: Minggu Tengah Malam Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Halmahera Barat
"Kami juga berharap warga yang bermukim di daerah rawan bencana banjir, longsor ataupun bahaya pohon tumbang, tetap berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.
Kota Manado, kerap dilanda banjir di awal tahun, karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun bendungan Kuwil-Kawangkoan, yang salah satu fungsinya adalah mengendalikan banjir di daerah tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :