BNPB: 19 Kabupaten Kota di Sulsel Terkepung Banjir Selama 3 Minggu
Kamis, 12 Januari 2023 - 00:16 WIB
loading...
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, 19 Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) terkepung banjir selama tiga minggu sejak 23 Desember 2022 lalu. Foto
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyebutkan, 19 Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) terkepung banjir selama tiga minggu sejak 23 Desember 2022 lalu.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, frekuensi bencana hidrometeorologi basah di Takalar, Gowa, Wajo, Sidenreng Rappang masih cukup tinggi. Baca juga: Memprihatinkan! Mbah Karni 12 Hari Menahan Sakit di Pengungsian Akibat Banjir Tak Surut
"Nah ini sebenarnya sudah pada minggu ke tiga Desember sebenarnya (banjir). Jadi ini artinya sudah minggu ketiga Sulsel terkepung banjir,” kata Abdul Muhari, Rabu (11/1/2023).
Sebelumnya, pemerintah Provinsi Sulsel telah melaporkan akibat bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang yang melanda wilayahnya, terdapat 19 Kabupaten atau Kota terdampak dan 9 Kabupaten berstatus tanggap darurat bencana alam.
Pria yang akrab disapan Aam mengatakan, dari 19 kabupaten kota yang terdampak saat ini tinggal 4 sampai 5 Kabupaten yang masih banjir. “Tetapi kita masih mewaspadai karena puncak musim hujan nya masih akan kita hadapi di minggu-minggu kedepan,” ujarnya. Baca juga: Sulawesi Selatan Dikepung Banjir Selama 3 Minggu, BNPB: 10 Orang Meninggal
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, frekuensi bencana hidrometeorologi basah di Takalar, Gowa, Wajo, Sidenreng Rappang masih cukup tinggi. Baca juga: Memprihatinkan! Mbah Karni 12 Hari Menahan Sakit di Pengungsian Akibat Banjir Tak Surut
"Nah ini sebenarnya sudah pada minggu ke tiga Desember sebenarnya (banjir). Jadi ini artinya sudah minggu ketiga Sulsel terkepung banjir,” kata Abdul Muhari, Rabu (11/1/2023).
Sebelumnya, pemerintah Provinsi Sulsel telah melaporkan akibat bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin kencang yang melanda wilayahnya, terdapat 19 Kabupaten atau Kota terdampak dan 9 Kabupaten berstatus tanggap darurat bencana alam.
Pria yang akrab disapan Aam mengatakan, dari 19 kabupaten kota yang terdampak saat ini tinggal 4 sampai 5 Kabupaten yang masih banjir. “Tetapi kita masih mewaspadai karena puncak musim hujan nya masih akan kita hadapi di minggu-minggu kedepan,” ujarnya. Baca juga: Sulawesi Selatan Dikepung Banjir Selama 3 Minggu, BNPB: 10 Orang Meninggal
Lihat Juga :