Gubernur Khofifah Resmikan 2 Jembatan di Pacitan yang Putus Diterjang Banjir
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:15 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan dua jembatan di Pacitan yang roboh diterjang banjir.
A
A
A
PACITAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) meresmikan dua jembatan dengan konstruksi bailey di Kabupaten Pacitan. Yakni, Jembatan Kembang di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan dan Jembatan Gandu di Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirejo.
Kedua jembatan tersebut sebelumnya sempat terputus akibat banjir dan longsor pada bulan Oktober tahun 2022 lalu. Kedua jembatan tersebut dibangun dengan sumber pendanaan dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim senilai Rp6,03 miliar untuk Jembatan Kembang dan Rp3,08 miliar untuk Jembatan Gandu.
Jembatan Kembang membentang sepanjang 39 meter dengan lebar 4,8 meter menghubungkan Desa Kembang dan Desa Sirnoboyo. Sedangkan Jembatan Gandu dibangun di atas Sungai Gandu menghubungkan Desa Wonodadi Kulon dan Desa Sembowo dengan panjang 27 meter dan lebar 4,2 meter
Baca juga: Puting Beliung Terjang Gresik, 5 Tiang PLN dan 10 PJU Roboh
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembangunan kedua jembatan tersebut bertujuan memperkuat konektivitas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di antaranya, aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.
Kedua jembatan tersebut sebelumnya sempat terputus akibat banjir dan longsor pada bulan Oktober tahun 2022 lalu. Kedua jembatan tersebut dibangun dengan sumber pendanaan dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim senilai Rp6,03 miliar untuk Jembatan Kembang dan Rp3,08 miliar untuk Jembatan Gandu.
Jembatan Kembang membentang sepanjang 39 meter dengan lebar 4,8 meter menghubungkan Desa Kembang dan Desa Sirnoboyo. Sedangkan Jembatan Gandu dibangun di atas Sungai Gandu menghubungkan Desa Wonodadi Kulon dan Desa Sembowo dengan panjang 27 meter dan lebar 4,2 meter
Baca juga: Puting Beliung Terjang Gresik, 5 Tiang PLN dan 10 PJU Roboh
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembangunan kedua jembatan tersebut bertujuan memperkuat konektivitas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Di antaranya, aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.
Lihat Juga :