Bupati Blitar Minta Maaf Mutasi Riana, Wabup Blitar Batal Mundur

Rabu, 04 Januari 2023 - 12:28 WIB
loading...
Bupati Blitar Minta...
Bupati Rini Syarifah membatalkan Surat Keputusan (SK) mutasi ajudan istri Wabup Blitar Rahmat Santoso dan juga meminta maaf. Foto/Ist
A A A
BLITAR - Ancaman Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang akan mundur jika Riana, ajudan (Adc) istrinya tidak segera dikembalikan ke posisi semula membuahkan hasil. Bupati Blitar Rini Syarifah menanggapi ancaman itu dengan buru-buru membatalkan Surat Keputusan (SK) mutasi ajudan istri Wabup Blitar.

Bupati Rini Syarifah atau biasa disapa Mak Rini juga meminta maaf kepada Wabup Blitar Rahmat Santoso. Wabup Blitar Rahmat atau akrab dipanggil Makde Rahmat mengatakan, dengan begitu dirinya batal mengundurkan diri dari jabatan Wakil Bupati Blitar.

Baca juga: Marah Ajudan Istri Dimutasi, Wabup Blitar Ancang-ancang Letakkan Jabatan

"Sudah dibatalkan (SK Mutasi) untuk Riana, ajudan istri saya dan sudah kembali bertugas," ujar Wabup Blitar Rahmat Santoso kepada wartawan Rabu(4/1/2023).

Polemik antara Wabup dan Bupati Blitar muncul setelah Pemkab Blitar menggelar mutasi ASN (Aparatur Sipil Negara) secara besar-besaran.

Mutasi sebanyak 605 ASN berlangsung pada Senin (2/1/2023). Ajudan istri Wabup Blitar yang bernama Riana masuk dalam gerbong mutasi.

Makde Rahmat marah sekaligus merasa direndahkan karena tidak pernah diajak koordinasi. Ia mengancam akan meletakkan jabatan sebagai Wabup Blitar jika ajudan istrinya tidak segera dikembalikan.

Baca juga: Ditagih Janji Politik Perbaikan Jalan Rusak, Wabup Blitar: Nanti Cari Anggaran

Begitu juga sang istri, yakni Venina Rahmat Santoso, juga mengancam mundur dari jabatan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Blitar. Makde Rahmat memberi batas waktu maksimal 1x24 jam. Dan sebelum 1x24 jam, Bupati Blitar mengembalikan Riana sebagai ajudan istri Wabup Blitar.

Makde Rahmat mengungkapkan pembatalan SK mutasi ajudan istrinya berlangsung setelah dirinya bertemu dengan Bupati Blitar Rini Syarifah. Bupati Blitar, kata dia juga menyampaikan permintaan maaf.

Karenanya, Makde Rahmat menegaskan dirinya batal mengundurkan diri dari jabatan Wabup Blitar.

"Kemarin siang saya ketemu dengan Mbak Rini (Bupati Blitar). Disampaikan permintaan maaf dan alasannya. Ya sudah, karena sudah minta maaf," ungkapnya.

Terkait polemik yang muncul, Makde Rahmat menjelaskan sikap kerasnya bukan sekadar menolak mutasi seorang ajudan. Ia beralasan sudah ada kecocokan dan kenyamanan dalam bekerja. Selain itu dirinya juga tidak pernah diajak koordinasi sebelumnya, lalu tiba-tiba ajudan istrinya dimutasi.

Yang membuatnya semakin meradang, kata Makde Rahmat sebelumnya ada semacam warning dari orang-orang di lingkaran Bupati Rini yang akan mengganti sejumlah ajudan. Warning itu disampaikan sebelum mutasi dijalankan.

“Sudah saya bilang apa urusannya mau mengganti ajudan saya, tapi malah beneran Riana (ajudan) dimutasi dan tidak ada pemberitahuan atau komunikasi, baik itu dari BKD (BKPSDM) maupun bupati. Ini yang saya sesalkan. Makanya saya bela dan perjuangkan dengan taruhan jabatan saya," tegasnya.

Makde Rahmat menambahkan, saat bertemu Bupati Blitar Rini Syarifah dirinya juga menyampaikan polemik yang terjadi jangan sampai terulang. Ia tidak berharap orang-orang yang bekerja dengannya diutak-atik tanpa lebih dulu berkoordinasi.

“Minimal izinlah ke saya. Kalau memang saya bilang lepas, silakan diganti,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Mutasi Polri, Jenderal...
Mutasi Polri, Jenderal Sigit Tunjuk 6 Polwan Jadi Kapolres
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Rotasi Pejabat Pemkot...
Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi Disorot, Adik dan Ipar Wali Kota Tri Adhianto Raih Kursi Strategis
Riwayat Ibu Kota Kerajaan...
Riwayat Ibu Kota Kerajaan Majapahit Hancur Akibat Pergolakan Internal
Siswa SMP di Blitar...
Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal, Sahroni Minta Polisi Putus Mata Rantai Kekerasan Anak
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pendeta dan Ustaz Poso...
Pendeta dan Ustaz Poso Akui Ceramah Jusuf Kalla Sesuai Fakta Konflik
Ceramahnya di UGM Fakta...
Ceramahnya di UGM Fakta Konflik Poso-Ambon, JK: Ade Armando Jangan Ngomong Seenaknya
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved