Memilukan! 5 Sekeluarga yang Tewas Tertabrak KA di Pasuruan Dimakamkan Berdampingan
Minggu, 01 Januari 2023 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
“Sementara anaknya yang sulung masih tinggal di pondok pesantren, di wilayah Kabupaten Pasuruan, sehingga tinggal satu anak dari almarhum Muhammad Said yang masih hidup. Annisa adalah hafiza quran sudah 10 juz,” kata Ketua RT, Sofwan.
Baca juga: Diguyur Hujan Deras Semalaman, Tuban Dilanda Banjir
Sementara itu, Kepala Kantor Kelurahan Kebonsari, Mulyono yang ikut mengantarkan prosesi pemakaman jenazah keluarga almarhum dan mendoakannya. “Semoga amal baik almarhum muhammad said dan keluarganya dapat diterima tuhan yang maha esa, karena keluarga almarhum m said merupakan keluarga yang taat beribabadah,” katanya.
Sebelumnya, peristiwa tragis itu bermula saat M Said memboceng istri dan 3 anaknya dengan motor matik hendak mengikuti pengajian rutinan yasinan tertabrak kereta tawang alun di perlintasan rel tanpa palang pintu, di Desa Rejosolor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam (31/12/2022).
Lima orang meninggal dunia seketika dan jasadnya di larikan ke RSUD dr Sudarsono, Kota Pasuruan. Diduga kuat, kecelakaan tersebut terjadi karena sang ayah yang menyetir sepeda motor tidak mendengar atau tidak mengetahui jika ada kereta api dari arah barat yang sedang melintas sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.
Baca juga: Diguyur Hujan Deras Semalaman, Tuban Dilanda Banjir
Sementara itu, Kepala Kantor Kelurahan Kebonsari, Mulyono yang ikut mengantarkan prosesi pemakaman jenazah keluarga almarhum dan mendoakannya. “Semoga amal baik almarhum muhammad said dan keluarganya dapat diterima tuhan yang maha esa, karena keluarga almarhum m said merupakan keluarga yang taat beribabadah,” katanya.
Sebelumnya, peristiwa tragis itu bermula saat M Said memboceng istri dan 3 anaknya dengan motor matik hendak mengikuti pengajian rutinan yasinan tertabrak kereta tawang alun di perlintasan rel tanpa palang pintu, di Desa Rejosolor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam (31/12/2022).
Lima orang meninggal dunia seketika dan jasadnya di larikan ke RSUD dr Sudarsono, Kota Pasuruan. Diduga kuat, kecelakaan tersebut terjadi karena sang ayah yang menyetir sepeda motor tidak mendengar atau tidak mengetahui jika ada kereta api dari arah barat yang sedang melintas sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.
(nic)
Lihat Juga :