Bulog Sulselbar: Stok Kebutuhan Pangan Aman hingga Awal Tahun 2023
Jum'at, 30 Desember 2022 - 00:55 WIB
loading...
Pimpinan Perum Badan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Bakhtiar Asdi memastikan stok pangan hingga akhir tahun dan awal tahun 2023 aman. Foto ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pimpinan Perum Badan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Bakhtiar Asdi memastikan stok pangan hingga akhir tahun dan awal tahun 2023 aman.
Menurutnya, meski cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga awal tahun nanti, ketahanan pangan terutama beras aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Baca juga: Terapkan Standar Internasional Dinilai Akan Menjamin Kualitas Layanan Terjaga
"Stok beras yang ada di Gudang Bulog di Wilayah Sulselbar saat ini sebanyak 82.627 ton, sehingga untuk kebutuhan Natal dan tahun baru stok beras sangat mencukupi," katanya, Kamis (29/12/2022).
Dia mengakui, kebutuhan komoditi pangan masyarakat diprediksi akan meningkat pada Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN). Karena itu, pihaknya telah mengantisipasi dengan memaksimalkan penyerapan beras sepanjang tahun 2022.
Dia menjelaskan, untuk komoditi pangan lainnya, pihaknya memiliki stok gula pasir 390 ton, stok minyak goreng 596.610 liter, dan stok tepung terigu 29 ton.
Mekanisme penyalurannya kepada masyarakat, dapat melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau Operasi Pasar yang telah dilakukan sepanjang tahun sekaligus sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga pangan.
Menurutnya, meski cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi hingga awal tahun nanti, ketahanan pangan terutama beras aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Baca juga: Terapkan Standar Internasional Dinilai Akan Menjamin Kualitas Layanan Terjaga
"Stok beras yang ada di Gudang Bulog di Wilayah Sulselbar saat ini sebanyak 82.627 ton, sehingga untuk kebutuhan Natal dan tahun baru stok beras sangat mencukupi," katanya, Kamis (29/12/2022).
Dia mengakui, kebutuhan komoditi pangan masyarakat diprediksi akan meningkat pada Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN). Karena itu, pihaknya telah mengantisipasi dengan memaksimalkan penyerapan beras sepanjang tahun 2022.
Dia menjelaskan, untuk komoditi pangan lainnya, pihaknya memiliki stok gula pasir 390 ton, stok minyak goreng 596.610 liter, dan stok tepung terigu 29 ton.
Mekanisme penyalurannya kepada masyarakat, dapat melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau Operasi Pasar yang telah dilakukan sepanjang tahun sekaligus sebagai upaya mempertahankan stabilitas harga pangan.
Lihat Juga :