Sri Sultan HB X: Kemampuan dan Inisiatif Berbuat Adil Jadi Ruh Peradaban
Selasa, 28 April 2020 - 10:28 WIB
loading...
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X kembali menyapa warganya dengan mengajak melaksanakan kemanusiaan yang adil dan beradab, sesuai sila kedua Pancasila. Foto/Humas Pemprov DIY
A
A
A
YOGYAKARTA - Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali menyapa warganya untuk ketiga kalinya. Sultan mengajak warga melaksanakan kemanusiaan yang adil dan beradab, sesuai sila kedua Pancasila.
Dalam paparannya, salah satu tokoh pejuang Reformasi 1998 ini menyatakan seseorang menjadi sosok manusia yang seutuhnya ketika dirinya bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang sudah bisa menimbang mana yang baik untuk dirinya sekaligus bagi lingkungan sosialnya, maka dia telah menjadi insan yang mampu berpikir dan berbuat adil. (Baca juga: Hari Pertama PSBB Sidoarjo Lalu lintas Macet, Terminal Purabaya Tutup)
"Kemampuan dan inisiatif untuk berbuat adil inilah yang sejatinya menjadi ruh terbentuknya peradaban. Refleksi manusia sebagai mahluk individu dan sebagai mahluk sosial inilah yang telah membentuk generasi lintas peradaban selama ini," terang Sri Sultan HB X, Selasa (28/4/2020). (Baca juga: Tim Zebra Beduk 20 Amankan 101 Motor Balap Liar di Batam)
Menurutnya, kebesaran hati dan kemauan untuk berbuat baik kepada sesama manusia akan selalu diuji. Dia kemudian menyontohkan dengan hadirnya wabah Corona (COVID-19). Apabila direnungkan, lanjut Ngarso Dalem (sapaan untuk Raja Keraton Yogyakarta), hal ini adalah sebuah bencana global, di mana hampir seluruh dunia merasakan dampak wabah Corona.
Saat inilah manusia harus bangkit bersama, saiyeg saekpraya, menyalakan kembali kebersamaan dalam sebuah asa. "Nyala atau nur yang harus dibangkitkan dan dipertahankan adalah sifat gotong royong yang sudah mendarah daging di seluruh hati warga," katanya.
Dalam paparannya, salah satu tokoh pejuang Reformasi 1998 ini menyatakan seseorang menjadi sosok manusia yang seutuhnya ketika dirinya bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang sudah bisa menimbang mana yang baik untuk dirinya sekaligus bagi lingkungan sosialnya, maka dia telah menjadi insan yang mampu berpikir dan berbuat adil. (Baca juga: Hari Pertama PSBB Sidoarjo Lalu lintas Macet, Terminal Purabaya Tutup)
"Kemampuan dan inisiatif untuk berbuat adil inilah yang sejatinya menjadi ruh terbentuknya peradaban. Refleksi manusia sebagai mahluk individu dan sebagai mahluk sosial inilah yang telah membentuk generasi lintas peradaban selama ini," terang Sri Sultan HB X, Selasa (28/4/2020). (Baca juga: Tim Zebra Beduk 20 Amankan 101 Motor Balap Liar di Batam)
Menurutnya, kebesaran hati dan kemauan untuk berbuat baik kepada sesama manusia akan selalu diuji. Dia kemudian menyontohkan dengan hadirnya wabah Corona (COVID-19). Apabila direnungkan, lanjut Ngarso Dalem (sapaan untuk Raja Keraton Yogyakarta), hal ini adalah sebuah bencana global, di mana hampir seluruh dunia merasakan dampak wabah Corona.
Saat inilah manusia harus bangkit bersama, saiyeg saekpraya, menyalakan kembali kebersamaan dalam sebuah asa. "Nyala atau nur yang harus dibangkitkan dan dipertahankan adalah sifat gotong royong yang sudah mendarah daging di seluruh hati warga," katanya.
Lihat Juga :