alexametrics

Komplotan Remaja Begal di Jalintim Dibekuk, Satu Diantaranya Pelajar

loading...
Komplotan Remaja Begal di Jalintim Dibekuk, Satu Diantaranya Pelajar
Enam komplotan begal yang beraksi di Jalintim ruas Palembang - Betung, di Sumatera Selatan diringkus anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa, Banyuasin. (Foto/Ilustrasi)
A+ A-
PALEMBANG - Enam komplotan begal yang beraksi di Jalintim ruas Palembang - Betung, di Sumatera Selatan diringkus anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa, Banyuasin.

Semuanya remaja dan salah satunya disebutkan masih berstatus pelajar. Komplotan ini telah melakukan begal terhadap korban M Agus Solihin alias Takdum di Jalan Palembang Betung KM 16 Kelurahan Tanah Emas, Kabupaten Banyuasin, Senin (29/6/20) lalu. Aksi mereka terekam CCTV salah satu kantor bank, dan viral di media sosial.(BACA JUGA: Sambil Gowes, Pangdam-Kasdam Sriwijaya Pastikan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional)

Keenamnya diringkus di tempat berbeda. Mereka yakni MF (18) warga Jalan Sukomoro, GP (18) warga Jalan Air Batu, NR (17) warga Jalan Sukawaras, AR (17) warga Jalan Pendawa, AI (17) warga Jalan Pendawa serta M Iqbal Darmawan (20) warga jalan Sukomoro.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Masnoni mengatakan keenam pelaku ini semuanya masih remaja dan satu diantaranya masih berstatus pelajar.



"Dari enam pelaku satu di antaranya masih berstatus pelajar, dalam aksinya pelaku yang bergerombolan langsung menghadang kemudia korban dikeroyok. Setelah korban tidak berdaya mereka mengambil sepeda motor milik korban," ujarnya, Sabtu (11/7/20).(BACA JUGA: Bedah Rumah, Ustadzah Farida Tak Kuasa Menahan Haru)

Menurut pengakuan para tersangka, awalnya mereka berpapasan dengan korban. Saat itu korban sempat mengeluarkan kata-kata kotor sehingga dikejar oleh para lelaku lalu dikeroyok dan sepeda motornya dirampas untuk dijual. Namun belum sempat dijual, mereka sudah tertangkap.
(vit)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak