alexametrics

Perahu Terbalik di Saguling, 2 Orang Tewas saat Coba Selamatkan Temannya

loading...
Perahu Terbalik di Saguling, 2 Orang Tewas saat Coba Selamatkan Temannya
Petugas BPBD mengevakuasi jasad korban tewas tenggelam akibat perahu yang ditumpangi terbalik di Waduk Saguling di belakang kompleks Tatar Purbasari, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Jumat (10/7/2020). Foto/Dok.BPBD KBB
A+ A-
BANDUNG BARAT - Dua orang tewas tenggelam di bendungan Waduk Saguling tepat di belakang kompleks Tatar Purbasari, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (10/7/2020).

Korban Suhartono dan Beny Mulyadi merupakan warga Kampung Cijeungjing, RT 01/19, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, KBB. (BACA JUGA:Kapal Esa Windu Ditemukan Mati Mesin di Tengah Laut, 3 Nelayan Selamat)

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo yang memerintahkan petugas lapangan Rudy Wibiksana mengatakan, peristiwa naas ini terjadi saat kedua korban bersama tiga rekannya menaiki perahu. (BACA JUGA:Terjun ke Irigasi, Pria Berketerbelakangan Ditemukan Tak Bernyawa)

Mereka hendak menyeberangi Waduk Saguling dari Kampung Cipondoh ke Cikondang, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, sekitar pukul 16.56 WIB. Baru beberapa meter melaju, tiba-tiba perahu terbalik sehingga semua penumpang termasuk sopir perahu tercebur ke waduk.



Melihat rekannya tenggelam, Suhartono dan Beny Mulyadi berupaya menolong. Niat tersebut berujung tragis karena keduanya tewas, sementara dua temannya dan sopir perahu berhasil selamat.

Korban selamat, Panji warga Kota Baru Parahyangan Kompleks Purbasekar Kulon nomor 23 Desa Cipeundey, Kecamatan Padalarang; Rizki, warga Kompleks PPI blok D3 Desa Padalarang, dan sopir perahu Rusmana, warga Kampung Cikondang, RT 02/04, Desa Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling, KBB.



"Jadi kedua korban ini berupaya untuk menolong rekan-rekannya, tapi malah mereka yang tenggelam," kata Duddy kepada SINDOnews.

Kedua korban yang tenggelam, ujar Duddy, kemudian dicari oleh gabungan petugas dari BPBD KBB, pihak kecamatan, masyarakat, dan polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Padalarang Kompol Supriati.

Korban pertama, Beny Mulyadi ditemukan sekitar pukul 20.57 WIB. Sementara korban kedua, Suhartono ditemukan pukul 21.29 WIB. Keduanya langsung dievakuasi petugas dan diserahkan ke keluarga korban.

"Korban ditemukan tidak jauh dari posisi awal perahu terbalik di kedalaman sekitar 6 meter. Proses pencarian tidak terkendala karena banyak saksi termasuk korban selamat yang melihat ketika kedua korban tenggelam dan hilang ke dasar waduk," ujar Duddy.

Duddy menuturkan, setelah ditemukan mereka kemudian diangkat ke permukaan menggunakan jangkar dengan kondisi sudah terbujur kaku.

"Banyak saksi yang lihat dan menunjukkan titik korban tenggelam. Kami fokus cari disitu dan berhasil ditemukan, lalu diangkat pakai jangkar," tutur Kepala BPBD KBB.
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak