Gubernur Kalbar Minta Berikan Kebebasan dalam Pengelolaan Perbatasan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:48 WIB
loading...
A A A
"Alhamdulilah bersama Gubernur kita mengsinkronkan rencana yang mau dibuat untuk mempercepat pengembangan kawasan perekonomian Paloh-Aruk. Jadi dalam RPJM Presiden telah menetapkan 18 kawasan ekonomi perbatasan negara enam diantaranya masuk dalam prioritas oleh Presiden satu diantaranya adalah di Paloh-Aruk," kata Suhajar Diantoro.

Lanjutnya, untuk saat ini sedang mempersiapkan dokumen perencanaannya yang nanti akan dilaporkan ke Presiden dan setelah itu akan dikeluarkan Intruksi Presiden kepada sejumlah Menteri, Gubernur, Bupati yang memiliki perbatasan untuk mengembangkan kawasan tesebut.

"Kita sedang mempersiapkan dokumen perencanaannya yang nanti akan dilaporkan ke Presiden dan nanti Presiden akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres ) kepada sejumlah Menteri, Gubernur dan Bupati untuk mengembangkan kawasan perbatasan ini. Kami memohon Gubernur memberikan arahan termasuk dalam dokumen Inpres itu apa yang menjadi kewajiban pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan sentral baru perekonomian di Paloh-Aruk ini sesuai dengan kewengannya masing-masing," pungkasnya. (Ag/Adpm/Ly).
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Kalbar: Jangan...
Gubernur Kalbar: Jangan Sampai Harga Sawit Anjlok Baru Mau Melakukan Peremajaan
Kadisporapar Kalbar...
Kadisporapar Kalbar Hadiri Acara Puncak Haornas Tahun 2020
Sutarmidji Hadiri Rapat...
Sutarmidji Hadiri Rapat Terbatas Gubernur Seluruh Indonesia dengan Presiden Jokowi
Gubernur Kalbar, Kajati,...
Gubernur Kalbar, Kajati, dan Polda Tandatangani Nota Kesepakatan
Pilkada 2020, Masyarakat...
Pilkada 2020, Masyarakat dan Parpol Diminta Jangan Dukung Mantan Napi
Gubernur Kalbar: Target...
Gubernur Kalbar: Target Pendapatan Daerah Rp 6,68 T
Tingkatkan Akses Pangan...
Tingkatkan Akses Pangan Berkualitas, Pasar Mitra Tani Kalimantan Barat Hadirkan Gelar Pangan Murah
Kasus Covid-19 Kalbar...
Kasus Covid-19 Kalbar Naik, Ketua Satgas Instruksikan Perketat Perbatasan
Rekomendasi
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Berita Terkini
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved