Wabah Corona Jakarta Mulai Melambat
Selasa, 28 April 2020 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia meminta tes Covid-19 dilakukan secara masif selama April dan Mei nanti. Termasuk dalam hal pelacakan dan isolasi. Lebih lanjut Doni mengatakan bahwa Gugus Tugas telah menerima 479.000 reagen PCR yang berasal dari dua negara, yaitu Korea Selatan dan China. “Untuk tahap pertama, reagen yang telah kita datangkan baru bisa diambil oleh provinsi yang ada di Pulau Jawa pada hari Sabtu dan Minggu yang lalu,” tuturnya. Sementara untuk alat pelindung diri sampai dengan kemarin telah terdistribusi 1.305.800 unit.
7 September Selesai
Laboratorium Inovasi Data-Driven dari Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) memprediksi pandemi Covid-19 di Indonesia akan menurun 97% pada 7 Juni mendatang. "(Pandemi Covid-19 akan berakhir) pada 24 Juni mencapai 99%, dan 100% pada 7 September mendatang," demikian keterangan SUTD.
Dari penelitian tim SUTD, evolusi Covid-19 tidak sepenuhnya acak. Menurut mereka, seperti pandemi lain virus corona mengikuti pola siklus kehidupan dari wabah hingga fase akselerasi, titik infeksi, fase deakselerasi dan berhenti atau berakhir.
Mereka menyatakan, siklus kehidupan itu merupakan hasil perilaku perlawanan dan adaptif individu yang menghindari kontak fisik dan pemerintah yang memberlakukan isolasi wilayah dengan dukungan keterbatasan ekosistem alam.
Para peneliti SUTD mengaku optimistis dengan prediksi tanggal pandemi korona akan berakhir. “Tapi, dengan prediksi itu, tidak berarti mempelonggar disiplin dan kontrol jaga jarak sosial,” demikian keterangan para peneliti.
Selain Indonesia, SUTD juga memprediksi pandemi korona akan berakhir di Singapura secara 100% pada 8 Agustus dan Malaysia pada 7 Mei mendatang. Berbeda dengan itu, Kamboja dan Brunei Darussalam justru akan mengakhiri pandemi lebih cepat, yakni pada 21 April mendatang. Tak hanya negara-negara di Asia Tenggara, SUTD juga meneliti prediksi perkembangan virus korona di 27 negara. Merujuk penelitian tersebut, jumlah kasus penyebaran korona di dunia mulai mencapai 97% pada Mei mendatang. Adapun virus ini akan benar-benar lenyap 100% di dunia pada 8 Desember 2020.
7 September Selesai
Laboratorium Inovasi Data-Driven dari Universitas Teknologi dan Desain Singapura (SUTD) memprediksi pandemi Covid-19 di Indonesia akan menurun 97% pada 7 Juni mendatang. "(Pandemi Covid-19 akan berakhir) pada 24 Juni mencapai 99%, dan 100% pada 7 September mendatang," demikian keterangan SUTD.
Dari penelitian tim SUTD, evolusi Covid-19 tidak sepenuhnya acak. Menurut mereka, seperti pandemi lain virus corona mengikuti pola siklus kehidupan dari wabah hingga fase akselerasi, titik infeksi, fase deakselerasi dan berhenti atau berakhir.
Mereka menyatakan, siklus kehidupan itu merupakan hasil perilaku perlawanan dan adaptif individu yang menghindari kontak fisik dan pemerintah yang memberlakukan isolasi wilayah dengan dukungan keterbatasan ekosistem alam.
Para peneliti SUTD mengaku optimistis dengan prediksi tanggal pandemi korona akan berakhir. “Tapi, dengan prediksi itu, tidak berarti mempelonggar disiplin dan kontrol jaga jarak sosial,” demikian keterangan para peneliti.
Selain Indonesia, SUTD juga memprediksi pandemi korona akan berakhir di Singapura secara 100% pada 8 Agustus dan Malaysia pada 7 Mei mendatang. Berbeda dengan itu, Kamboja dan Brunei Darussalam justru akan mengakhiri pandemi lebih cepat, yakni pada 21 April mendatang. Tak hanya negara-negara di Asia Tenggara, SUTD juga meneliti prediksi perkembangan virus korona di 27 negara. Merujuk penelitian tersebut, jumlah kasus penyebaran korona di dunia mulai mencapai 97% pada Mei mendatang. Adapun virus ini akan benar-benar lenyap 100% di dunia pada 8 Desember 2020.
Lihat Juga :