Keren! Penyandang Disabilitas jadi Barista di Cafe Mapalus Manado

Kamis, 08 Desember 2022 - 16:11 WIB
loading...
Keren! Penyandang Disabilitas...
Penyandang disabilitas dengan penuh semangat, menjadi barista dan koki di Cafe Mapalus Manado. Foto/MPI/Subhan Sabu
A A A
MANADO - Siapa bilang penyandang disabilitas tidak dapat bekerja secara profesional? Buktinya, di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), para penyandang disabilitas justru mampu bekerja profesional sebagai barista dan koki.

Baca juga: Keren! Tahun 2023, Ada 140 Anak Disabilitas Bekerja di Pemkot Surabaya

Para penyandang disabilitas tersebut, bekerja secara profesional di Cafe Mapalus Manado. Setidaknya ada 10 penyandang disabilitas, seperti tuna netra, dan tuna daksa yang bekerja di cafe tersebut.



Cafe ini merupakan bentukan Kementerian Sosial, melalui Sentra Tumou Tou Manado, yang membentuk Sentra Kreatif Atensi (SKA). Salah satu unit usaha dalam SKA tersebut, adalah Cafe Mapalus.

Baca juga: Sadis! Reza Fahlevi Bersetubuh dengan Wanita Penyanyi Kafe Sebelum Membunuh Korban

Kepala Sentra Tumou Tou Manado, Kamsiaty Rotty mengatakan, Cafe Mapalus ini dibentuk untuk memberdayakan para penyandang disabilitas, antara lain penyandang tuna daksa, tuna netra, serta para lansia.

"Jadi yang di sini pekerjanya adalah semua penyandang disabilitas, ada tuna daksa, dan ada juga tuna netra. Selain itu, kita juga memasarkan hasil kreatifitas para lansia seperti kue, maupun dabu-dabu di cafe ini," ujar Kamsiaty.

Hasil penjualan yang didapat dari Cafe Mapalus tersebut, kata Kamsiaty semuanya milik para penyandang disabilitas yang bekerja di cafe itu. "Mereka ini kami berdayakan, agar mereka mendapat hasil. Hasil yang didapat di sini, 100 persen buat mereka, bukan buat kantor atau siapa, tapi buat mereka penyandang disabilitas," tegasnya.

Baca juga: Viral! Pria di Tanjung Balai Terekam CCTV Tewas Ditikam saat Bonceng Istri

"Kami dari Kementerian Sosial, dalam hal ini Sentra Tumou Tou Manado, menyiapkan tempat maupun peralatan yang ada. Para penyandang disabilitas tinggal menyiapkan diri untuk bekerja, modalnya dari kita juga, hasilnya untuk mereka," imbuh Kamsiaty.

Keberadaan cafe ini, bertujuan mengurangi penyandang disabilitas yang belum mendapat pekerjaan. Para penyandang disabilitas yang bekerja di tempat itu, diberikan pelatihan terlebih dahulu.

Pelatihan yang diberikan, salah satunya menjadi barista dengan mendatangkan instruktur dari luar. "Kita mendatangkan tenaga barista dari luar yang memang sudah pengalaman, untuk memberikan pelatihan di sini," katanya.

Baca juga: Fantastis! Personel Pengamanan Pernikahan Kaesang-Erina Gudono Capai 11 Batalyon

Sebanyak 10 orang penyandang disabilitas yang bekerja di tempat itu, ada tuna netra, maupun tuna fisik. Ke depan, nantinya akan ditambah lagi dengan memberdayakan tenaga lansia yang produktif maupun tuna wicara.

"Saat ini penghasilannya masih sesuai omzet yang ada, tetapi saran dari menteri sosial sendiri kalau di Manado, kita gaji sesuai dengan UMP daerah setempat. Ke depan kita akan lebih memajukan usaha ini, dan mempekerjakan tenaga dari penyandang disabilitas, serta semua penerima manfaat akan diberdayakan di sini," tuturnya.

Riani Saray, salah seorang penyandang tuna daksa yang bekerja di cafe tersebut, mengaku sangat antusias bergabung dengan Cafe Mapalus, dan merupakan pengalaman pertamanya menjadi barista.

Baca juga: Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan

"Saya juga pencinta kopi, jadi ini memang sangat antusias mengikuti program ini dan berterima kasih kepada kementerian sosial lewat Sentra Tumou Tou yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk bergabung dalam Mapalus," tuturnya.

Sebelum mengikuti program barista, Riani sebelumnya mengikuti keterampilan menjahit yang sarananya disediakan oleh Sentra Tumou Tou. Dia kemudian bergabung dan mengaku sangat terbantu dengan adanya Cafe Mapalus ini.

"Sangat terbantu sekali, di sini kita belajar bagaimana memanajemen dan juga mengelola usaha. Di sini juga kita belajar mandiri, karena dari Sentra Tumou Tou menyediakan wadah, dan kita yang kelola. Kita juga terbantu, karena mereka juga yang menyediakan istruktur, jadi kita tidak perlu mencari pelatihan di luar, karena semua pelatihan yang kita butuhkan sudah tersedia," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
Kebahagiaan Karyawan...
Kebahagiaan Karyawan Difabel Rokok HS: Diterima Kerja, Jadi Bagian Penting Perusahaan
Irma dan Jejak Pemberdayaan...
Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas melalui PNM Mekaar di Bandung
Pemerataan Pendidikan,...
Pemerataan Pendidikan, Robert Kardinal Dorong Perluasan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Rekomendasi
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved