Usai Ambil Paket Ganja di Agen Bus Antarprovinsi, Pemuda di Kendari Diciduk Polisi

Selasa, 29 November 2022 - 14:53 WIB
loading...
Usai Ambil Paket Ganja di Agen Bus Antarprovinsi, Pemuda di Kendari Diciduk Polisi
Bagas (28), pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tak berdaya saat diciduk Tim Satres Narkoba Polresta Kendari. Bagas diborgol usai mengambil paket narkoba jenis ganja di agen bus antarprovinsi.
A A A
KENDARI - Bagas (28), pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tak berdaya saat diciduk Tim Satres Narkoba Polresta Kendari. Bagas diborgol usai mengambil paket narkoba jenis ganja di agen bus antarprovinsi, di Jalan Insinyur Sukarno, Kelurahan Dapura, Kecamatan Kendari Barat, Sulawesi Tenggara, Senin (28/11/222) siang.



Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan 1 paket ganja kering seberat 40 gram yang disimpan dalam bungkusan baju yang telah di-packing. Baca juga: Tergiur Upah Rp1 Juta, Kurir Narkoba di Bali Dibekuk saat Hendak Jemput 1 Kg Sabu di Hotel

Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak mengatakan, pelaku sempat mengelak saat diperiksa. Ia mengaku jika paket yang diambilnya adalah sebuah baju.

"Namun setelah diperiksa, petugas menemukan satu paket bungkusan ganja kering seberat 40 geram yang disimpan dalam bungkusan baju yang telah di-packing," beber Kompol Jupen, Selasa (29/11/2022).

Dari interogasi, pelaku mengaku sudah 5 kali memesan ganja kering dari seseorang berinisial AT yang ada di Kota Makassar melalui pengiriman darat menggunakan bus. Baca juga: Apes! Jemput 1 Kg Sabu dan 2.000 Pil Ekstasi di Hotel, Kurir Narkoba di Bali Dicokok

Kompol Jupen mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, terkait adanya peredaran narkoba memalui pengiriman bus antarprovinsi, pihaknya kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penangkapan.

Selain menyita ganja, polisi juga mengamankan barang bukti baju untuk membungkus ganja dan satu unit HP. Pelaku dan barang bukti saat ini telah diamankan di Satres Narkoba Polresta Kendari.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3392 seconds (10.101#12.26)