TGB Zainul Majdi Apresiasi Pengembangan Pertanian Organik PETA NWDI
Selasa, 29 November 2022 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Program kerja dari PETA NWDI meliputi produksi pupuk organik (bokashi) menggunakan bahan baku berupa sampah organik yang merupakan limbah dari kandang peternak setempat. Mengedukasi Petani untuk menggunakan sistem pertanian organik.
Pendampingan pada petani, pertanian organik memiliki kesulitan tersendiri. Perbedaan cara bertani dan bahan yang digunakan dapat menimbulkan kebingungan pada saat awal memulai bertani bagi petani pemula.
Sertifikasi produk organik diperlukan untuk menjamin keamanan produk kepada konsumen. Pemerintah melalui lembaga sertifikasi produk pertanian organik telah menerbitkan petunjuk tata laksana dan tata kelola pertanian yang termasuk kedalam kategori produk organik.
Baca: TGB: Saatnya Masjid Jadi Pusat Pembangunan Masyarakat
Membantu akses pasar, selama ini pertanian organik masih terkendala pasar. Harga masih ditentukan oleh tengkulak atau pengepul sehingga tidak ada kepastian harga yang didapat oleh petani. Perluasan akses pasar dapat dilakukan membentuk ekosistem pasar sayur organik.
Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB H Fathul Gani, Ketua Bidang Teritori DPP Partai Perindo H Najmul Ahyar, DPW Partai Perindo NTB Lalu Atharifathullah, Sekwil DPW Perindo NTB Abdul Madjid, Ketua DPD Perindo Kabupaten Lombok Timur Syamsuddin.
Pendampingan pada petani, pertanian organik memiliki kesulitan tersendiri. Perbedaan cara bertani dan bahan yang digunakan dapat menimbulkan kebingungan pada saat awal memulai bertani bagi petani pemula.
Sertifikasi produk organik diperlukan untuk menjamin keamanan produk kepada konsumen. Pemerintah melalui lembaga sertifikasi produk pertanian organik telah menerbitkan petunjuk tata laksana dan tata kelola pertanian yang termasuk kedalam kategori produk organik.
Baca: TGB: Saatnya Masjid Jadi Pusat Pembangunan Masyarakat
Membantu akses pasar, selama ini pertanian organik masih terkendala pasar. Harga masih ditentukan oleh tengkulak atau pengepul sehingga tidak ada kepastian harga yang didapat oleh petani. Perluasan akses pasar dapat dilakukan membentuk ekosistem pasar sayur organik.
Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB H Fathul Gani, Ketua Bidang Teritori DPP Partai Perindo H Najmul Ahyar, DPW Partai Perindo NTB Lalu Atharifathullah, Sekwil DPW Perindo NTB Abdul Madjid, Ketua DPD Perindo Kabupaten Lombok Timur Syamsuddin.
(san)
Lihat Juga :