KPU Pangkep dan Manajemen RS Batara Siang Akan Bahas Ulang Biaya Rapid Test

Rabu, 08 Juli 2020 - 18:39 WIB
loading...
KPU Pangkep dan Manajemen...
Pihak KPU Pangkep berencana membahas ulang biaya rapid test dengan manajemen RS Batara Siang. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A A A
PANGKEP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan manajemen RS Batara Siang . Pertemuan itu untukmembicarakan ulang biaya rapid test jajaran KPU Pangkep yang sementara berlangsung.

Rencana petermuan tersebut tak lepas dari surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Anti Bodi.

Baca juga: RSUD Batara Siang Kini Miliki Ruang Tunggu Khusus Pasien Lansia dan Difabel

Dalam surat edaran yang keluar pada 6 Juli itu dijelaskan, batasan tarif tertinggi yaitu Rp150 ribu untuk masyarakat yang melakukan rapid test atas permintaan sendiri. Seluruh fasilitas kesehatan juga diimbau untuk mengikuti batasan tarif rapid test sesuai surat edaran.

Sekretaris KPU Pangkep, Zaenal Abidin mengatakan, sesuai perjanjian kontrak antara KPU Pangkep dengan RS Batara Siang, disepakati biaya rapid test untuk seluruh jajaran KPU sebesar Rp350 ribu perorang. Pembayaran biaya layanan itu kata Zaenal akan dilakukan setelah seluruh pemeriksaan selesai.

"Karena ada SE tersebut, maka kami akan bertemu dulu dengan RS. Apakah tetap sesuai kontrak atau ikuti SE. Yang pasti sebelum pembayaran, seluruh dokumen akan diperiksa oleh BPK atau inspektorat agar tidak ada yang salah," kata Zaenal, Rabu (8/7/2020).

Ia menambahkan, anggaran untuk rapid test tersebut berasal dari tambahan khusus sebesar Rp2 miliar untuk penyelenggaraan pilkada dalam suasana pandemi COVID-19 . Anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembelian alat pelindung diri (APD) untuk petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan panitia pemungutan suara (PPS) yang akan melakukan proses pencocokan dan penelitian.

"709 tambah PPS sudah dibekali APD sarung tangan, masker, face shield (pelindung wajah) dan hanscoon (sarung tangan)," jelasnya.

Baca juga: Kemenkes Perlu Libatkan Faskes Terkait Standardisasi Harga Rapid Test

Sementara itu, Direktur RS Batara Siang Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengkaji penetapan biaya rapid test di RS Batara Siang karena lebih tinggi dari surat edaran Kemenkes tersebut.

"Sementara dikaji, karena penetapan biaya di Pangkep sebelum edaran menteri keluar. Dan bila harus mengacu pada edaran menkes maka akan menghentikan pemeriksaan," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Masyarakat, Bid...
Bantu Masyarakat, Bid Dokkes Polda Gorontalo Layani Pemeriksaan Rapid Test Antigen
Dipatok Rp105.000, Mulai...
Dipatok Rp105.000, Mulai Besok Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Rapid Antigen
Palsukan Suket Rapid...
Palsukan Suket Rapid Tes, Karyawan Kontraktor Diciduk Polisi
Hari Pertama Rapid Test...
Hari Pertama Rapid Test Rp85.000 di Stasiun Bandung Diburu Penumpang
Praktisi Kesehatan Anggap...
Praktisi Kesehatan Anggap Rapid Test Masih Dibutuhkan
Klinik Laboratorium...
Klinik Laboratorium di Surabaya Diserbu Peserta SBMPTN untuk Rapid Test
RS Batara Siang Kini...
RS Batara Siang Kini Punya Kamar Perawatan Pasien Mata dan THT
Respons Mutasi Direktur...
Respons Mutasi Direktur RS Batara Siang, Warga Kirim Karangan Bunga
PDPB Oktober 2021, KPU...
PDPB Oktober 2021, KPU Luwu Timur Coret 487 Pemilih
Rekomendasi
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved