Bandung Masih Dihantui Masalah Buang Air Besar Sembarangan
Sabtu, 19 November 2022 - 00:45 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, upaya perbaikan sudah dilakukan dimana warga kini mulai membangun septic tank di bawah bangunan rumahnya seperti yang dilakukan warga di kawasan Cipedes, Kota Bandung.
"Mereka awalnya biasa BAB ke Sungai Citepus, tapi kini mereka sudah membuat septic tank di bawah kamar atau ruang tamu sekalipun, saluran udaranya dialirkan keluar," kata Yunita dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/11/2022).
Ahli Madya Tata Bangunan dan Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar, Lucky Ruswandi meyakinkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan.
Meskipun masih banyak kabupaten/kota di Jabar yang belum terbebas dari BABS, kata Lucky, namun progress penanganannya terus membaik.
Dia menyebutkan, pada 2018, tercatat 28 persen warga Jabar masih BABS, namun kini tinggal 15 persen. Menurunnya jumlah warga yang masih BABS tersebut dinilainya baik mengingat jumlah penduduk Jabar sangat banyak, sekitar 50 juta jiwa.
"Mereka awalnya biasa BAB ke Sungai Citepus, tapi kini mereka sudah membuat septic tank di bawah kamar atau ruang tamu sekalipun, saluran udaranya dialirkan keluar," kata Yunita dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/11/2022).
Ahli Madya Tata Bangunan dan Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar, Lucky Ruswandi meyakinkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan.
Meskipun masih banyak kabupaten/kota di Jabar yang belum terbebas dari BABS, kata Lucky, namun progress penanganannya terus membaik.
Dia menyebutkan, pada 2018, tercatat 28 persen warga Jabar masih BABS, namun kini tinggal 15 persen. Menurunnya jumlah warga yang masih BABS tersebut dinilainya baik mengingat jumlah penduduk Jabar sangat banyak, sekitar 50 juta jiwa.
Lihat Juga :